KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Banjir rob yang terus menggenangi halaman dan ruang kelas tak menyurutkan semangat belajar murid-murid SDN Teluk Dalam 11 Banjarmasin. Sekolah dasar negeri yang berada di Jalan Zafri Zam Zam, Kelurahan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, itu telah terendam hampir setiap hari selama tiga bulan terakhir.
Genangan air setinggi mata kaki menjadi pemandangan rutin sejak akhir 2024. Pada Rabu, 28/ 05/ 2025, air kembali menutup hampir seluruh area sekolah. Anak-anak tetap hadir dan mengikuti kegiatan belajar, meski harus bertelanjang kaki menyusuri lantai licin menuju ruang kelas.
“Kami tidak bisa menunggu terlalu lama, pembelajaran harus tetap berjalan,” ujar Kepala Sekolah Arif Rahman Prasetyo, di sela kegiatan belajar.
Ia mengaku telah mengajukan proposal perbaikan halaman sekolah kepada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sejak akhir 2023. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut yang signifikan.
“Yang baru dikabulkan hanya rehabilitasi beberapa ruang kelas. Untuk halaman, kami masih menunggu giliran,” ucap Arif.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, kegiatan luar ruang seperti olahraga dan upacara bendera kini pindah ke teras sekolah. Meski tidak ideal, para guru dan siswa berupaya mempertahankan proses belajar mengajar agar tetap berlangsung.
Banjir Rob Ancam Banyak Sekolah di Banjarmasin
Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Banjarmasin, Ibnul Qayyim, mengakui kondisi tersebut dan menyebut bahwa banyak sekolah lain di Banjarmasin mengalami masalah serupa karena lokasinya yang berada di tepi sungai atau dataran rendah.
“Kami akan melakukan pengecekan langsung terhadap ketinggian rob di halaman SDN Teluk Dalam 11. Setelah itu baru bisa perencanaan penanganannya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tengah memprioritaskan sejumlah sekolah yang masuk dalam daftar rehabilitasi dan pemeliharaan infrastruktur pendidikan di Kota Banjarmasin.
“Mudah-mudahan bisa segera kita realisasikan,” pungkas Qayyim.





