KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Bupati Banjar Saidi Mansyur, turut menghadiri salat jenazah almarhum H. Rudy Ariffin di Masjid Al Karomah Martapura, Minggu (6/9/2026).
Rudy Ariffin merupakan mantan Bupati Banjar sekaligus mantan Gubernur Kalimantan Selatan yang menjabat selama dua periode. Kepergian Rudy Ariffin meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat.
Santun dan Ramah
Saidi menyebut, Rudy Ariffin sebagai sosok yang dikenal santun dan ramah. Menurutnya, banyak pelajaran yang ia dapatkan dari almarhum, terutama mengenai pemerintahan dan bagaimana membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Beliau mantan bupati, mantan gubernur dua periode. Sosok beliau tentu terkenal dengan kesantunan dan keramahan beliau. Kami juga pernah banyak belajar dari beliau,” ujar Saidi.
Ia menuturkan, banyak nilai dan pengalaman yang diajarkan Rudy Ariffin selama menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Hal tersebut, kata Saidi, masih melekat di hati masyarakat Kabupaten Banjar.
“Banyak hal ajaran dari beliau tentang pemerintahan dan tentu ini juga melekat di hati kita, juga di hati masyarakat KabupatenBanjar khususnya. Banyak kenangan beliau,” tuturnya.
Saidi juga mengenang berbagai hasil pembanguna Rudy Ariffin semasa memimpin Kabupaten Banjar. Selain pembangunan, perhatian almarhum terhadap kehidupan keagamaan dan tempat ibadah menjadi salah satu jasa yang menurutnya sangat berharga.
Kedekatan Rudy Ariffin dengan para ulama, tokoh agama, dan masyarakat juga menjadi bagian penting dari keteladanan.
“Hasil dari pembangunan beliau dan tentu kedekatan beliau dengan para ulama, para tokoh-tokoh agama dan masyarakat di Kabupaten Banjar ini sungguh banyak,” ungkap Saidi.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar dan masyarakat, Saidi menyampaikan doa agar seluruh amal ibadah Rudy Ariffin diterima Allah SWT serta segala kekhilafan dan kesalahannya diampuni.
Ia juga mendoakan keluarga mendapat ketabahan dan kekuatan menghadapi kepergian almarhum.
Saidi berharap nilai-nilai keteladanan warisan Rudy Ariffin dapat terus berlanjut oleh generasi penerus, khususnya para pemimpin daerah.
“Pembawaan beliau santai, dan dari perilaku serta sikap beliau ini juga menjadi teladan bagi kami selaku pimpinan daerah. Apapun yang menjadi peninggalan beliau, tentunya kita sebagai generasi penerus juga harus mengikuti beliau dengan baik,” pungkasnya.





