KALSELMAJU.COM, KANDANGAN – Peringatan Haul ke-191 Syekh Ahmad Balimau di Desa Balimau, Kecamatan Kelumpang, Kabupaten Hulusungai Selatan (HSS), berlangsung mulai Kamis (3/9/2026) malam.
Setelah pembukaan pada 3 September malam, kegiatan berlanjut pada Jumat (4/9/2026) malam. Adapun puncak haul berlangsung Sabtu (5/9/206) mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai.
Pada malam pertama, rangkaian peringatan pembacaan Yasin, Dalail, tahlil, serta doa. Kegiatan tersebut dihadiri para relawan, pengurus makam, dan warga setempat.
Peringatan haul Syekh Ahmad Balimau ini menjadi salah satu agenda keagamaan yang rutin. Mengenang dan mendoakan Syekh Ahmad Balimau.
Syekh Ahmad Balimau salah satu ulama yang memiliki garis keturunan dari Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan. Putra Mufti As’ad, yang juga salah satu keturunan Datu Kalampayan.
Mufti As’ad memiliki sejumlah putra yang menjadi ulama dan tersebar di berbagai daerah. Di antaranya Syekh Abu Thalhah yang bermakam di Tenggarong, Syekh Abu Hamiddi Sampit, Syekh M Arsyad di Pagatan, Kabupaten Tanahbumbu, serta Syekh Sa’dudin Taniran di Kandangan.
Dengan silsilah tersebut, Syekh Ahmad Balimau merupakan zuriah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan yang kemudian berdakwah di wilayah Balimau, Hulusungai Selatan.
Makam Syekh Ahmad Balimau hingga kini menjadi salah satu tujuan wisata religi di Desa Balimau, Kecamatan Kelumpang, HSS. Setiap pelaksanaan haul, makam tersebut ramai dikunjungi jemaah dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus berziarah.





