Aparat Gabungan Razia Lapas Banjarbaru, Temukan Sajam Rakitan, Paku, hingga Kartu Domino

oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru bersama aparat penegak hukum (APH) menggelar razia kamar hunian dan tes urine terhadap warga binaan serta petugas, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan handphone, pungutan liar, dan narkotika (Halinar). Sekaligus memperkuat pengawasan terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Banjarbaru.

Razia diawali apel gabungan yang diikuti 96 petugas Lapas Banjarbaru, 10 personel Satbrimob Polda Kalsel, 11 anggota Polres Banjarbaru, enam anggota BNN Kota Banjarbaru, serta lima personel Koramil 1006-07/Banjarbaru.

Turut hadir Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Kalsel, Isnawan, beserta jajaran.

Usai apel, petugas gabungan melakukan penggeledahan terhadap 40 kamar hunian warga binaan di Blok Tarumanegara dan Blok Padjajaran.

Pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar maupun barang-barang milik warga binaan. Dalam pelaksanaannya, petugas tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban dengan pendekatan humanis.

Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Aantara lain senjata tajam rakitan, terminal listrik rakitan, kipas angin, dan korek api gas. Kemudian paku, gunting kuku, alat cukur, sendok stainless, botol parfum hingga kartu domino.

Tes Urine

Seluruh barang hasil razia kemudian diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain penggeledahan kamar, Lapas Banjarbaru juga melakukan tes urine terhadap 100 warga binaan dan 30 petugas. Kegiatan ini sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Banjarbaru Irwanto Dwi Yhana Putra menyampaikan, razia gabungan dan tes urine merupakan bentuk komitmen Lapas dalam menjaga kondisi keamanan sekaligus mendukung program pemberantasan Halinar.

“Kegiatan pada hari ini merupakan dukungan kami terhadap 15 Program Aksi Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami berkomitmen penuh untuk terus menciptakan Lapas yang bersih dari Halinar melalui kolaborasi yang solid dan kompak dengan APH guna membangun Indonesia yang lebih maju,” ucapnya.

Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Direktorat Jendral Pas Kalsel, Isnawan, menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari Halinar.

“Razia dan tes urine ini merupakan langkah preventif sekaligus deteksi dini untuk memastikan kondisi Lapas tetap aman dan kondusif. Kami tidak dapat bekerja sendiri, sehingga sinergi dengan APH sangat penting dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari narkoba,” ujarnya.

Kolaborasi

Perwakilan BNN Kota Banjarbaru, dr. Daryl Alfitri, juga mengapresiasi keterlibatan APH dalam kegiatan pengawasan di Lapas Banjarbaru.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga penting untuk memperkuat upaya pencegahan, pengawasan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun penyalahgunaan narkotika.

“Sinergi antara Lapas dan APH merupakan hal yang sangat penting. Melalui kegiatan seperti ini, kita bersama-sama melakukan upaya pencegahan, pengawasan, dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas,” katanya.

Anggota Polres Banjarbaru Ipda Pujiyanto menyampaikan apresiasi serupa. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bukti sinergi antar-APH dalam menjaga situasi tetap kondusif di lingkungan Lapas.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata sinergi antar APH dalam menjaga kondusifitas di dalam Lapas. Kami siap mendukung penuh setiap langkah pembinaan dan pengawasan oleh jajaran Lapas Banjarbaru,” sebutnya.

Sementara itu, anggota Koramil 1006-07/Banjarbaru Peltu Andreasmenegaskan, kesiapan TNI untuk mendukung langkah Lapas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.

“Kami siap mendukung langkah-langkah Lapas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berjalan secara berkala,” tegasnya.

Kegiatan razia gabungan dan tes urine tersebut berlangsung aman dan tertib. Lapas Banjarbaru memastikan akan memperkuat pengawasan serta deteksi dini melalui sinergi bersama APH guna menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar.

Visited 1 times, 1 visit(s) today