KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Program pinjaman tanpa bunga UMARA (UMKM Maju Sejahtera) oleh Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mendapat sambutan positif dari pelaku usaha. Kepala Diskopumker Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, menjelaskan program ini usai Sosialisasi Permodalan Program UMARA di Gedung Banjarmasin Creative HUB, Rabu (24/6/2026).
Pelaku usaha dapat mengakses pinjaman mulai Rp50 juta hingga maksimal Rp150 juta tanpa bunga, sesuai dengan jenis dan skala usaha. Sejak peluncuran, sebanyak 12 pelaku UMKM telah mengajukan permohonan dan saat ini masih dalam proses verifikasi serta seleksi.
“Program ini merupakan salah satu dukungan pemerintah kepada UMKM agar bisa berkembang dan naik kelas. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku usaha,” ujar Machli.
Tidak semua pelaku usaha dapat langsung mengakses program ini. Persyaratan yang wajib antara lain meliputi kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), usaha telah berjalan minimal enam bulan, tidak memiliki pinjaman sejenis yang masih aktif di perbankan, serta tidak memiliki riwayat kredit bermasalah.
Jumlah UMKM yang telah memiliki NIB di Kota Banjarmasin mencapai 59.193 usaha. Program UMARA akan terlaksana secara bertahap agar semakin banyak pelaku usaha dapat terfasilitasi. Machli juga menjelaskan, tidak menutup kemungkinan nilai maksimal pinjaman akan kembali ada penyesuaian jika peminat terus bertambah





