Enam Miliar Dikucurkan Pemprov Kalsel, Tanggulangi Puluhan Ribu Anak Tidak Sekolah

oleh
Sekda Kalsel M Syarifuddin menyerahkan bantuan untuk program penanggulangan anak tidak sekolah. Foto : Biro Adpim Setda Kalsel
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) menaruh perhatian serius. Terhadap anak tidak sekolah (ATS).

Berdasarkan data yang ada, jumlah ATS di Kalsel masih mencapai puluhan ribu anak. Banjar menjadi kabupaten dengan angka tertinggi, yakni 12.752 anak per Mei 2025.

Kemudian Kotabaru dengan angka 8.686. Lalu Banjarmasin dengan jumlah 7.720, Tanahlaut berjumlah 7.025.

Selanjutnya Tanahbumbu dengan jumlah 5.092, Barito Kuala dengan jumlah 5.091, Hulusungai Tengah sebanyak 4.525 dan Hulusungai Selatan sejumlah 4.034.

Kemudian Tabalong dengan jumlah 3.377, Tapin 4.334, Hulusungai Utara sebanyak 4.279 dan Banjarbaru sebanyak 2.436. Sedang Balangan menjadi kabupaten terendah dengan jumlah 1.285. Total angka anak tidak sekolah ini mencapai 70.673.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Dedi Hidayat mengatakan, jumlah tersebut terverifikasi menyeluruh. “Ini data secara kasar atau umum saja. Sebab ada juga yang sudah meninggal dan lainnya tapi masih tetap tercatat,” singkatnya.

Dalam rangka menangguglangi ATS tersebut, Pemprov Kalsel bantuan berupa uang senilai Rp6,5 miliar kepada kabupaten/kota. Masing-masing pemkab/pemko mendapatkan Rp500 juta. Penyerahan bantuan berlangsung usai apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Senin (4/5/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, H. Abdul Rahim, mengatakan bantuan tersebut untuk menekan angka putus sekolah melalui program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B dan Paket C.

“Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan angka putus sekolah,” katanya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today