KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Kabupaten Balangan membawa 26 sekolah Adiwiyata dalam studi tiru ke SMA Negeri 1 Tanta, Kabupaten Tabalong, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran dan evaluasi bagi sekolah-sekolah peserta dalam meningkatkan kualitas program Adiwiyata.
Kepala DPLH Balangan, Tamrin, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar wisata biasa.
“Ini bagian dari edukasi agar sekolah-sekolah bisa melakukan evaluasi dan pembelajaran dengan lebih baik,” ujarnya.
Kepala SMAN 1 Tanta, Eko Prayitno, menjelaskan bahwa penerapan program Adiwiyata di sekolahnya tidak hanya berfokus pada penghargaan. Tetapi pada membangun kesadaran lingkungan bagi para siswa.
“Kami ingin menanamkan pendidikan lingkungan hidup agar anak-anak semakin mencintai lingkungan. Bukan hanya di sekolah tetapi juga di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Tabalong, Iid Muhammad Abdul Wahid, menilai kegiatan ini membawa manfaat melalui pertukaran pengalaman antardaerah.
Melalui studi tiru ini, DPLH Balangan berharap sekolah-sekolah Adiwiyata di Balangan terus meningkatkan kualitas program, baik dari sisi administrasi maupun penerapan di lingkungan sekolah.





