BMKG Sebut Kemarau, Banjarmasin Malah Dilanda Banjir Rob 60 Cm, BPBD Siaga 24

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Meski BMKG menyebut Kalimantan Selatan sudah memasuki musim kemarau, warga Banjarmasin justru kembali menghadapi banjir rob. Kombinasi hujan deras dan pasang air laut ekstrem membuat sejumlah ruas jalan utama dan kawasan permukiman terendam.

Ketinggian air di jalan raya mencapai 30–40 sentimeter, sementara di kawasan permukiman genangan menembus 60 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Kawasan Perdagangan dan Japri Zam-Zam menjadi wilayah yang terdampak cukup parah.

Sekretaris BPBD Kota Banjarmasin, Budi Fitriadi, menjelaskan bahwa kondisi banjir rob ini dipicu pasang air laut yang berada pada titik tertinggi dan diperkirakan masih berlangsung hingga sepekan ke depan.

“Informasi BMKG memang menyebutkan kita sudah memasuki musim kemarau. Tapi faktanya curah hujan masih tinggi dan pasang air laut juga sedang ekstrem,” ujarnya.

Selain faktor cuaca dan pasang laut, buruknya sistem drainase turut memperparah kondisi. Di kawasan Kayu Tangi, aliran sungai mati memperlambat pembuangan air sehingga genangan sulit surut.

BPBD Kota Banjarmasin menetapkan status siaga dan menempatkan personel selama 24 jam untuk memantau perkembangan banjir. Meski belum ada permintaan evakuasi, petugas sempat membantu beberapa pengendara yang kendaraannya mogok setelah menerobos genangan. “Kami standby terus berdasarkan laporan warga,” pungkas Budi.

Visited 1 times, 1 visit(s) today