KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan BRI Insurance Cabang Banjarmasin, dengan memberikan pembinaan sekaligus perlindungan usaha melalui asuransi.
Program yang menyasar pelaku UMKM ini berlangsung di Pasar Sentra Antasari. Wakil Menteri UMKM RI Helvi Yuni Moraza, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, serta jajaran pemerintah daerah hadir dalam kegiatan ini.
Helvi Yuni Moraza menegaskan pengembangan UMKM nasional saat ini difokuskan pada dua aspek utama, yakni akses pasar dan permodalan. Menurutnya, pemberian perlindungan asuransi menjadi langkah strategis untuk memberikan rasa aman bagi pelaku usaha.
“Pelaku UMKM jadi lebih tenang menjalankan usaha karena ada perlindungan risiko,” ujarnya, Selasa (21/4/2026)
Ia juga menyoroti pentingnya klasterisasi UMKM agar intervensi program, baik pembiayaan maupun pemasaran, dapat lebih tepat sasaran.
Selain itu, pemerintah pusat tengah menyiapkan sejumlah program strategis yang membuka peluang besar bagi UMKM. Antara lain dari program makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, hingga sektor perikanan dan perumahan.
“Sektor produksi UMKM sudah menyumbang sekitar 61 persen pada 2025. Ini potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Muhammad Yamin HR mengapresiasi dukungan BRI Insurance dalam memberikan perlindungan usaha bagi pelaku UMKM.
“Asuransi ini bukan hanya perlindungan, tetapi juga dorongan agar UMKM berani berkembang dan naik kelas,” ujarnya.
Pemkot berharap program ini dapat meningkatkan daya saing pelaku UMKM. Khususnya di Pasar Sentra Antasari, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.





