Isu Kenaikan BBM Picu Antrean Panjang di SPBU Paringin, Pengawas: Stok Aman, Jangan Panik

oleh
oleh

KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Antrian panjang kendaraan mulai terlihat mengular di SPBU Haur Batu, Paringin, Kabupaten Balangan, sejak Minggu (29/3/2026). Isu kenaikan harga dan kelangkaan BBM yang beredar di masyarakat memicu keresahan dan lonjakan aktivitas pengisian bahan bakar.

Sejumlah pengendara mengaku stok bahan bakar di kendaraan mereka sebenarnya masih mencukupi. Namun, isu yang beredar mendorong mereka berjaga-jaga dengan mengisi tangki lebih awal.

“Kalau ada waktu luang saya tetap isi bensin, jadi kalau benar terjadi kenaikan atau kelangkaan, setidaknya sudah siap,” ujar salah seorang pengendara, Dayat.

Pengawas SPBU Haur Batu, Aulia, membenarkan adanya peningkatan aktivitas pengisian BBM sejak 29 Maret. Namun ia menegaskan hingga kini belum ada kebijakan resmi terkait kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi.

“Stok kami mampu mencukupi kebutuhan sekitar 12 jam. Kami menerima Pertalite hingga 10 ribu liter per hari,” jelasnya.

Namun akibat lonjakan permintaan, Pertalite habis dalam 6 hingga 8 jam sejak pukul 07.00 Wita atau sekitar pukul 12.00 hingga 15.00 Wita.

Aulia mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying. Ia memastikan pasokan BBM masih aman dan belum ada pembatasan distribusi dari Fuel Terminal Banjarmasin.

Adapun harga BBM saat ini masih stabil, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Bio Solar Rp6.800 per liter, dan Pertamax 92 Rp12.900 per liter.

Visited 1 times, 1 visit(s) today