KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Operasional angkutan udara selama periode Lebaran 1447 Hijriah di Bandara Internasional Syamsudin Noor berlangsung aman dan lancar. PT Angkasa Pura Indonesia resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran setelah beroperasi 18 hari, sejak 13 hingga 30 Maret 2026.
Secara kumulatif, Bandara Syamsudin Noor mencatat 1.569 pergerakan pesawat, meningkat 10,3 persen pada periode yang sama pada 2025. Jumlah penumpang mencapai 187.435 orang atau tumbuh 4,3 persen, dengan total pergerakan kargo sebesar 1.554,2 ton.
GM Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menjelaskan bahwa puncak arus mudik terjadi pada H-7 Lebaran, 14 Maret 2026, dengan 12.258 penumpang dan 104 pergerakan pesawat. Sementara puncak arus balik terjadi pada H+6, yakni 28 Maret 2026, dengan 13.858 penumpang dan 98 pergerakan pesawat.
Tingkat ketepatan waktu penerbangan tercatat 74,6 persen dengan tingkat keterisian penumpang rata-rata 78 persen. Maskapai juga mengoperasikan penerbangan tambahan dengan realisasi mencapai 94 persen dari rencana.
“Capaian ini tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi seluruh stakeholder,” ujar Stephanus.
Seluruh operasional selama periode Lebaran berjalan terkendali dan berhasil mencapai zero accident.





