Sidak Pasar Wadai Ramadan, Dinkes Banjarmasin Nyatakan Jajanan Bebas Bahan Berbahaya

oleh
oleh

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Di tengah ramainya perburuan takjil Ramadan, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Festival Pasar Wadai Banjarmasin.

Sidak itu untuk memastikan jajanan yang tersedia kepada masyarakat aman konsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya.

Dinas mengambil 10 sampel makanan dan minuman secara acak. Terdiri dari kue basah, mi habang, bakso goreng, gulali, manisan buah, hingga minuman es berwarna cerah.

Pengujian fokus pada deteksi boraks, pewarna tekstil, serta pemanis buatan yang tidak sesuai dengan standar keamanan pangan.

Ketua Tim Pokja Kesehatan Lingkungan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Banjarmasin, Umi Kalsum, mengatakan pengawasan tersebut sebagai langkah antisipasi meningkatnya produksi dan peredaran pangan selama Ramadan.

“Ramadan identik dengan lonjakan produksi dan penjualan makanan. Karena itu kami turun langsung melakukan pengawasan agar tidak ada bahan berbahaya yang digunakan,” ujarnya, Kamis (27/2/2026).

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel negatif dari kandungan zat berbahaya.

“Alhamdulillah, dari sampel yang kami periksa tidak ditemukan boraks, pewarna tekstil, maupun pemanis yang melanggar ketentuan. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Umi menegaskan pengawasan tidak berhenti pada satu kali sidak. Pemeriksaan lanjutan akan terus berlaku selama Festival Pasar Wadai berlangsung.

“Apabila nantinya ada pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Selain pengawasan dari pemerintah, masyarakat juga harapnya menjadi konsumen yang lebih cermat. Terutama terhadap jajanan dengan warna terlalu mencolok, tekstur tidak wajar, atau rasa yang mencurigakan.

“Keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan pedagang, tetapi juga konsumen. Ketelitian masyarakat menjadi benteng terakhir agar jajanan Ramadan tetap aman,” tutup Umi.

Visited 1 times, 1 visit(s) today