KALSELMAJU.COM, BATULICIN – Bupati Andi Rudi Latif bersama Sekretaris Utama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Rosa Vivien Ratnawati, menandatangani nota kesepahaman antara KLH/BPLH dan Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu, Kamis (5/2/2026) di Jakarta.
Bupati Andi Rudi Latif mengatakan, pengelolaan sampah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial.
“Kami meyakini bahwa pengelolaan sampah merupakan pintu masuk yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas hidup. Selain itu, pengelolaan sampah juga sebagai bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu terhadap pencapaian target nasional pengelolaan sampah sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2025–2029,” ujar Andi Rudi Latif.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tanahbumbu. Khususnya dalam mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan tata ruang serta kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Rosa Vivien Ratnawati mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu dalam mendorong sinergi program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk menjawab tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
“Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah Tanahbumbu untuk mendorong kemajuan dan pembangunan melalui sinergitas program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Tanahbumbu,” katanya.
Melalui penandatanganan nota kesepahaman tersebut, pengelolaan lingkungan hidup di Tanahbumbu harapannya dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Kerja sama ini juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu dalam menjawab tantangan lingkungan, khususnya persoalan sampah dan limbah. Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.





