Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Kegubernuran Kalsel Rampung

oleh
oleh

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pembangunan ruang induk Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, telah rampung. Saat ini, pekerjaan fokus pada penataan lingkungan dan penyempurnaan fasilitas penunjang.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalimantan Selatan, Ryan Tirta Nugraha, mengatakan konstruksi bangunan masjid telah selesai 100 persen.

“Untuk bangunan utamanya sudah selesai. Sekarang tinggal penataan taman dan lingkungan luar supaya terlihat lebih hijau dan rapi,” ujar Ryan, Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kalsel terkait pengelolaan dan proses penyerahan aset masjid.

Menurut Ryan, anggaran pengelolaan sebenarnya sudah siap. Namun, masih perlu penyesuaian, khususnya untuk kebutuhan ruang pendukung seperti tempat jaga marbot dan ruang imam.

Agar masjid dapat segera bermanfaat bagi masyarakat PUPR terus berkoordinasi dengan Biro Kesra . Masjid ini akan menjadi pusat kegiatan ibadah di kawasan perkantoran, termasuk untuk instansi vertikal seperti kepolisian, TNI, serta masyarakat umum.

“Konsep awalnya memang agar aktivitas ibadah di kawasan perkantoran bisa terpusat di sini, sehingga masjid ini benar-benar hidup dan bermanfaat,” jelasnya.

Dari sisi kapasitas, masjid dapat menampung sekitar 3.000 jemaah di ruang utama. Jumlah tersebut belum termasuk area luar masjid.

Untuk fasilitas dasar, instalasi listrik dan sambungan air dari PDAM telah tersedia. Sementara sarana penunjang seperti karpet, sajadah, dan meubel masih menunggu pengadaan dari pihak pengelola.

Adapun ruang khusus untuk marbot dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya belum siap. Meski demikian, masih tersedia beberapa ruangan di lantai bawah yang bisa bermanfaat sesuai kebutuhan.

Terkait peresmian, Dinas PUPR Kalsel telah melaporkan progres pembangunan kepada gubernur dan saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut.

Pihaknya masih mempertimbangkan opsi apakah membuka masjid terlebih dahulu, atau menunggu hingga seluruh fasilitas pendukung lengkap.

Meski belum ada tanggal pasti, masjid ini harapannya sudah bisa berfungsi tahun ini. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dapat bermanfaat untuk kegiatan Ramadan, seperti buka puasa bersama dan Safari Ramadan, sambil menunggu proses administrasi dan pengelolaan rampung.

Visited 1 times, 1 visit(s) today