Kalsel Siapkan Ribuan Hektare Lahan untuk Kelapa Genjah, Bidik Pasar Ekspor Coconut Milk

oleh
oleh

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Ribuan hektare lahan di Barito Kuala dan Tanahbumbu rencananya akan menjadi kawasan pengembangan kelapa jenis genjah. Hal tersebut untuk mendukung pembangunan pabrik pengolahan coconut milk, produk turunan bernilai tinggi yang kini menjadi pasar ekspor.

Program ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi komoditas perkebunan yang harapannya mampu melahirkan komoditas unggulan baru dari Bumi Antasari.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Suparmi, mengungkapkan bahwa Barito Kuala sudah lama menjadi wilayah prioritas pengembangan kelapa sejak 2006–2009. Alokasi lahan mencapai 3.000 hektare.

“Tiga ribu hektare itu luasan minimal untuk mendirikan satu pabrik industri hilirnya. Lokasi calon pabrik juga sudah ditunjuk dan dikoordinasikan bersama DPRD serta Pemkab Barito Kuala,” jelas Suparmi.

Kelapa jenis genjah dipilih karena produktivitasnya tinggi dan dinilai sangat cocok dikembangkan di Kalimantan Selatan. Terlebih saat ini peluang ekspor coconut milk sedang terbuka lebar.

Fokus pengembangan Kalsel bukan lagi pada ekspor kopra, tetapi coconut milk. Produk susu kelapa ini sebagai bahan campuran minuman di kafe-kafe dunia. Ini sekaligus menjadi alternatif susu hewani. Target akhirnya jelas: ekspor.

“Tren konsumsi susu nabati terus meningkat di berbagai negara, menjadikan Indonesia punya peluang besar mengambil porsi pasar melalui hilirisasi kelapa” tegasnya.

Program ini juga sejalan dengan strategi pemerintah dalam mendukung Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini serta memperkuat sektor perkebunan sebagai motor ekonomi baru yang stabil dan berkelanjutan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today