Bundaran Palam Kembali Dibuka untuk Roda Dua, Mobil Masih Harus Putar Balik

oleh
oleh
u-turn
Akses u-turn di sekitar Bundaran Palam Banjarbaru dibuka untuk roda dua. (Foto: Zoya NH/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Petugas Dinas Perhubungan Banjarbaru kembali membuka akses u-turn bundaran di jalan Palam yang sempat tertutup water barrier atau pembatas jalan. Namun, pembukaan akses hanya untuk kendaraan roda dua.

Penutupan akses di area Bundaran Palam tersebut awalnya adalah buntut dari adanya perbaikan Jembatan Sungai Ulin di Jalan Ahmad Yani kilometer 31 Banjarbaru. Tidak lain untuk memecah akses utama yang bisa menyebabkan titik perpadatan di beberapa ruas. Saat ini pembangunan jembatan itu sudah selesai dan sudah menjadi akses bagi para pengendara.

Kemudian, Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru melakukan evaluasi terkait penutupan akses di sekitar bundaran yang berada di Jalan Trikora tersebut. Keputusannya, akses hanya berlaku untuk jenis kendaraan roda dua.

“Tujuannya untuk mengurangi beban di putar balik atau u-turn Jalan Trikora depan Kantor BPS Kalimantan Selatan (Kalsel),” ujar Kepala Bidang LLAJ Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Adi Royan, Selasa (15/7).

Saat ini, titik u-turn berguna bagi pengendara yang hendak menuju Jalan Palam Raya dari Jalan Karang Rejo.

Meski begitu, Adi menyebut pengendara mobil maupun angkutan berat tetap harus mengalah. Aksesnya tetap harus memutari u-turn di depan BPS Kalsel.

Penutupan Jembatan Sungai Ulin Jalan Ahmad Yani Km 31 Banjarbaru sendiri berimbas besar pada kepadatan ruas jalan poros. Termasuk Jalan Trikora dan Karang Anyar.

Visited 1 times, 1 visit(s) today