Tahun Ketiga Digelar, Event Basaruan Tunjukkan Progres Positif Kebersihan Sungai Balangan

oleh
oleh
Basaruan
Event Basaruan Tunjukkan Progres Positif Kebersihan Sungai Balangan. (Foto: Rahmat/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Event tahunan Babarasih Aliran Sungai Balangan (Basaruan) yang digagas Komunitas Jelajah Alam Balangan kembali digelar untuk ketiga kalinya. Kegiatan yang mengusung semangat pelestarian lingkungan ini kembali menyisir sungai dengan aksi pungut sampah yang melibatkan berbagai komunitas masyarakat.

Dengan menggunakan lanting bambu, ban, dan perahu karet, para peserta menyusuri aliran sungai dari Paringin hingga Kecamatan Lampihong. Mereka sambil mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik hingga limbah rumah tangga.

Event “Basaruan 3” berlangsung selama dua hari, 21–22 Juni 2025 dan didukung penuh oleh CSR PT Balangan Coal dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III. Sebanyak 22 tim dari komunitas, Karang Taruna, dan unsur masyarakat lainnya ambil bagian dalam kegiatan ini.

Koordinator tim pengarungan sungai, Wawan Setiawan, mengungkapkan bahwa jumlah sampah yang terkumpul tahun ini lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Menurutnya, hal ini menjadi indikasi meningkatnya kesadaran masyarakat akan kebersihan sungai.

“Penyisiran dari titik awal Jembatan Paringin hingga Desa Kusambi, khususnya sampah rumah tangga, jauh berkurang. Ini menandakan bahwa semakin banyak warga yang peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Kampanye Kebersihan untuk Warga Bantaran Sungai

Selain aksi bersih-bersih, tim Basaruan juga melakukan kampanye. Mereka menyampaikan imbauan langsung kepada warga di sepanjang bantaran sungai untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Salah satu peserta, Erdi, Ketua Karang Taruna Mahindra Desa Timbun Tulang, Kecamatan Batumandi, menyebut pengalaman ikut Basaruan sangat berbeda. Ia mengaku sangat berkesan.

“Biasanya kami gotong royong langsung terjun ke sungai. Tapi di sini, ada pengalaman baru—kami membuat lanting, bekerja sama dalam pengarungan, sambil menikmati aliran sungai. Ini kegiatan yang sangat positif,” ungkapnya.

Ia juga menyatakan bahwa kegiatan Basaruan akan masuk ke dalam agenda tahunan Karang Taruna desanya.

“Kami akan menjadikan Basaruan sebagai kegiatan rutin tahunan agar bisa terus ikut serta dalam kegiatan positif seperti ini,” tutupnya.

Kegiatan Basaruan tidak hanya menjadi ajang membersihkan sungai. Ini juga menjadi wadah edukasi lingkungan, kolaborasi antar komunitas, dan pembentukan budaya peduli sungai di kalangan masyarakat Kabupaten Balangan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today