KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah melanjutkan pembangunan jembatan penghubung Pulau Kalimantan (Batulicin) Pulau Laut (Kotabaru) . Pada tahun ini pagu anggaran sebesar Rp750 miliar. Bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahbumbu dan Kotabaru.
Bersumber dari APBD Pemprov Kalsel sebesar Rp550 miliar. Sementara dari APBD Tanahbumbu dan Kotabaru masing-masing Rp100 miliar. Jembatan ini nantinya mempunyai total panjang 3,5 kilometer (Km) dan menjadi jembatan terpanjang di Kalimantan. Jika sudah beroperasi jembatan ini membelah selat.(MAKIN TAHU INDONESIA)
Jembatan terpanjang di Kalimantan ini targetnya rampung pada tahun 2028 mendatang. Tahap pembangunan tahun ini menyelesaikan jembatan pendekat pada sisi Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu) dan Kotabaru.
Lelang lanjutan pembangun tersebut telah selesai. Terdapat dua kontraktor penyedia. Untuk sisi Kabupaten Tanahbumbu pemenangnya PT. Pembangunan Perumahan dengan nilai kontrak Rp290 miliar. Sedangkan sisi Kabupaten Kotabaru pemenangnya PT. Hutama Karya dengan nilai kontrak Rp424,2 miliar.
“Lanjutan pengerjaan jembatan ini baru berkontrak dengan rekanan baru (penyedia) pada masing-masing sisi,” jelas Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Plt. Kepala Bidang Bina Marga, Robby Cahyadi, Rabu (25/6/2025).
Robby mengakui alokasi anggaran tahun ini masih sama dengan skema sebelumnya. Kolaborasi antara tiga pemerintah daerah. “Pemprov Kalsel Rp550 miliar dan masing-masing kabupaten Rp100 miliar,” bebernya.
Pemprov Kalsel menargetkan pembangunan Jembatan penghubung Batulicin Kotabaru akan selesai pada tahun 2028. Bersama dua pemda lainnya menggarap pembangunan jembatan pendekat dan jalan akses. Sementara bagian bentang tengah jembatan yang memiliki panjang sekitar 500 meter.
Pembangunan oleh pemerintah pusat dengan alokasi anggaran mencapai Rp3 triliun. Adapun total anggaran pembangunan jembatan ini diperkirakan sekitar Rp5,9 triliun.
Pembangunan Jembatan Batulicin-Kotabaru Digarap Secara Bertahap
Pada tahun 2024 lalu, tiga pemda juga secara kolaboratif mengalokasikan anggaran. Penkab Tanbu dan Kotabaru masing-masing Rp100 miliar dan Pemprov Kalsel Rp300 miliar.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanahbumbu, Muhammad Ramdhan Mubarak, mengatakan pengerjaan seluruhnya menjadi domain Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan.
Ia menyebut, Pemkab Tanahbumbu juga menganggarkan Rp100 miliar pertahun untuk mendukung pembangunan jembatan ini.
“Anggaran di Bappeda,” ujarnya, Senin (23/6/2025).
Terkait jalan menuju masuk jembatan, Ramdhan menjelaskan, pembangunan jalan tersebut juga pengerjaan oleh PUPR Provinsi Kalimantan Selatan





