KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Ribuan warga membanjiri Lapangan Tembak Udara Air Weapon Range (AWR) Dwi Harmono di Desa Maluka Baulin, Kabupaten Tanahlaut, Rabu (25/6). Mereka datang untuk menyaksikan secara langsung gladi lapangan latihan tempur udara bertajuk “Sikatan Daya 2025”.
Latihan ini merupakan bagian dari program kesiapsiagaan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam menghadapi potensi ancaman udara. Selain itu, latihan ini juga menguji kemampuan interoperabilitas dalam operasi gabungan TNI.
Dengan luas mencapai 9,8 juta meter persegi, AWR Dwi Harmono menjadi lokasi strategis. Tempat ini digunakan untuk simulasi pertempuran udara menggunakan berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI AU.
Gladi lapangan ini menampilkan beragam manuver taktis dan strategi tempur udara. Aksi dari jet tempur dan helikopter memukau masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain: Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, Bupati Tanahlaut H Rahmat Trianto.
Kehadiran para pejabat tinggi ini menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan sistem pertahanan nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
Selain sebagai bagian dari latihan militer, kegiatan ini juga menjadi hiburan edukatif bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari, dengan banyak keluarga dan pelajar turut menyaksikan jalannya latihan.
“Warga sangat antusias melihat aksi jet tempur langsung. Ini jadi momen langka dan membanggakan,” ujar salah satu pengunjung, Ardi, warga Kurau.
Latihan Sikatan Daya 2025 diharapkan mampu memperkuat sinergi antarmatra TNI serta meningkatkan kesiapan tempur dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.





