KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan terus perkuat komitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Upayanya dengan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelayanan ramah anak di rumah ibadah dan pondok pesantren. Evaluasi meliputi berbagai aspek di rumah ibadah dan pondok pesantren. Seperti ketersediaan fasilitas yang aman dan nyaman, kebersihan lingkungan, serta metode pengasuhan yang mendukung hak-hak anak.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Balangan, Sahrudin, menjelaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen bersama. Komitmen tersebut untuk perkuat Kabupaten Balangan sebagai Kabupaten Layak Anak.
“Kami ingin membangun karakter anak, khususnya dalam bidang pendidikan. Kami akan menggunakan pola asuh yang ramah. Dengan ini, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berguna bagi nusa dan bangsa,” kata Sahruddin di Balangan, pada Senin (28/04).
la juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Sementara itu, narasumber dari Fasilitator Daerah Perlindungan Terpadu Berbasis Masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan, Syahid, mengingatkan pentingnya peran ustaz dan ustazah dalam membentuk kepribadian anak. Mereka bisa membantu anak memahami dirinya sendiri, mendukung tumbuh kembangnya, dan membentuk pribadi muslim yang seutuhnya.
“Sering-seringlah belajar ke masjid, karena masjid bukan hanya tempat untuk salat dan mengaji. Masjid juga tempat untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kegiatan menyenangkan lainnya,” pesannya.
Syahid juga berharap rumah ibadah dan pondok pesantren di Balangan dapat menjadi contoh dalam menerapkan prinsip-prinsip ramah anak. Selain itu, mereka bisa mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.





