KALSELMAJU.COM, PARINGIN – DPRD Kabupaten Balangan menunjukkan keseriusannya dalam mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan peduli terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Salah satu usahanya melalui kunjungan kerja ke Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuannya untuk mempelajari pola penanganan ODGJ serta pengelolaan rumah singgah yang sudah berjalan di sana.
Langkah ini bertujuan menggali pengalaman daerah lain yang lebih dulu berhasil. Fokusnya adalah membangun sistem rehabilitasi dan layanan sosial yang lebih manusiawi serta berkelanjutan.
Anggota DPRD Balangan, Sri Huriyati Hadi, menilai bahwa pembelajaran dari Gunung Kidul sangat penting untuk memperkaya pemahaman dalam menangani ODGJ. Serta mengupayakan bagaimana hal itu bisa menyesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat Balangan.
“Kita ke Yogyakarta ini untuk menambah ilmu agar bisa menangani ODGJ yang ada di Balangan dengan lebih baik dan bijak,” ujarnya, Rabu (23/04).
Selain menangani ODGJ, kunjungan tersebut juga untuk mengkaji dan mengumpulkan referensi guna mendorong pembangunan rumah singgah di Balangan.
DPRD menilai bahwa rumah singgah memiliki peran strategis. Ini adalah layanan sementara bagi warga yang memerlukan dukungan sosial atau perawatan kesehatan di luar layanan medis formal.
Anggota DPRD lainnya, Saiful Arif, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan fasilitas tersebut di Balangan.
“Kita ingin Balangan mempunyai kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan, termasuk ODGJ. Dan itu harus dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai elemen,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, DPRD Balangan berharap pemerintah daerah dapat segera menyusun kebijakan dan program nyata. Kebijakan ini harus lebih berpihak pada kelompok rentan, sekaligus memperkuat sistem layanan sosial di Bumi Sanggam.





