279 PPPK Angkatan 2024 Ikuti Orientasi, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ingatkan Jati Diri ASN

oleh
oleh
279
279 PPPK Angkatan 2024 Ikuti Orientasi. (Foto: Arum/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 279 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hasil seleksi tahun 2024 ikuti orientasi resmi dari Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan Kota Banjarmasin. Acara tersebut berlangsung pada Senin pagi (21/4/2025).

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda mengingatkan peserta tentang pentingnya memahami jati diri ASN setiap memulai tugas di lingkungan pemerintahan.

“Kami tidak ingin mereka bekerja tanpa tahu siapa diri mereka sebagai ASN. Ini bukan hanya soal rutinitas, ini soal nilai, norma, dan etika birokrasi,” ujar Ananda.

Menurutnya, para PPPK yang berasal dari latar belakang beragam seperti guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis harus memiliki pondasi yang sama. Ini penting dalam nilai-nilai inti ASN seperti kolaboratif, berintegritas, dan disiplin.

“Core values ASN itu harus tertanam dari awal. Karena mereka ini akan menjadi wajah pelayanan publik di masa depan,” sambungnya.

Sebab, kata Nanda, orientasi tersebut bukan hanya untuk mengenalkan sistem kerja. Tetapi juga sebagai langkah preventif atas potensi pelanggaran yang bisa muncul.

Sementara itu, Kepala BKD Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengungkapkan bahwa sudah ada kasus pelanggaran disiplin. Hal ini di kalangan PPPK baru di masa lalu.

“Ada yang baru diangkat, tapi sudah melanggar aturan. Itu yang kita tidak inginkan,” tegasnya.

Totok juga merinci bahwa PPPK yang mengikuti orientasi kali ini mereka yang lolos seleksi 2024.

Sedangkan untuk gelombang kedua, orientasi lanjutan pelaksanaannya pada 7–9 Mei 2025 mendatang, meskipun jumlahnya tidak sebanyak gelombang pertama.

“Kalau semua digabung, dari guru, tenaga kesehatan, sampai tenaga teknis—semuanya ada. Dan nantinya mereka akan ditempatkan sesuai kebutuhan instansi masing-masing,” jelas Totok.

Ia pun berpesan kepada ratusan PPKK itu orang baru untuk bersosialisasi dan belajar. Yang paling penting adalah mereka tidak melanggar aturan yang sudah ada.

Visited 1 times, 1 visit(s) today