Dispora Kalsel Perkuat Sinergi Daerah, Siapkan Program Kepemudaan dan Olahraga 2027

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Selatan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyelaraskan program pembangunan kepemudaan dan olahraga pada 2027.

Upaya tersebut melalui Rapat Kerja Keolahragaan 2026 bersama mitra kerja dan perwakilan Dinas Pemuda dan Plahraga kabupaten/kota se-Kalsel, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan ini sekaligus menjadi forum evaluasi pelaksanaan program sepanjang 2026 dan penyampaian rencana kerja tahun berikutnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, Pebriadin Hafiz, mengatakan evaluasi perlu untuk mengukur capaian sekaligus mengidentifikasi program yang belum berjalan optimal. Setiap bidang juga memaparkan rencana kegiatan 2027 agar pemerintah kabupaten/kota dapat memberikan masukan.

Menurutnya, sinkronisasi penting untuk mencegah tumpang tindih program dan memastikan anggaran yang tersedia memberikan manfaat lebih besar.

“Tujuan akhirnya satu, yakni sinkronisasi. Program provinsi dan kabupaten/kota jangan berjalan sendiri-sendiri, apalagi tumpang tindih. Kita harus saling mengisi. Dengan begitu, anggaran yang terbatas bisa memberikan hasil yang lebih besar,” ujar Pebriadin Hafiz.

Pada bidang kepemudaan, rencana ada sejumlah kegiatan, antara lain Wirasena, Jambore Pemuda, Aruh Pemuda, pelatihan keterampilan digital, pertukaran pelajar, serta penyusunan Rencana Aksi Daerah Pelayanan Kepemudaan.

Dinas juga menyiapkan program Wiramuda Next Level, pemilihan wirausaha muda dan pemuda berprestasi, serta pelatihan kepemimpinan. Pemerintah kabupaten/kota harapannya aktif menjaring dan membina peserta dari daerah masing-masing.

Di bidang olahraga, melanjutkan program pengelolaan Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar Daerah (SPOPDA). Program ini telah menjangkau sembilan kabupaten/kota pada 2026. Penentuan lokasi pelaksanaan tahun depan akan mempertimbangkan potensi dan kesiapan daerah.

Dinas juga menyiapkan kontingen untuk mengikuti sejumlah ajang, seperti Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS). Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS), PORNAS KORPRI, dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS).

Sementara itu, pembinaan prestasi olahraga mencakup seleksi atlet daerah. Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), keikutsertaan pada POPNAS, POMNAS, dan kejuaraan nasional, serta pengembangan tenaga keolahragaan.

Dispora Kalsel turut mendorong penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Keolahragaan dan penguatan data keolahragaan terpadu, termasuk Indeks Pembangunan Olahraga.

Pebriadin menekankan tiga hal dalam membangun sinergi, yakni integrasi data, pembinaan berjenjang dan berkesinambungan, serta penyusunan program yang saling melengkapi.

Ia berharap data atlet, pelatih, sarana olahraga, hingga organisasi kepemudaan di kabupaten/kota dapat terhubung dengan data provinsi. Data tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan sekaligus mengukur perkembangan pembangunan kepemudaan dan olahraga.

“Setelah rapat kerja ini, kami berharap kabupaten/kota dapat menyesuaikan rencana program 2027 dengan program provinsi. Kita petakan mana yang bisa dikerjakan bersama, mana yang menjadi kewenangan provinsi, dan mana yang lebih tepat dilaksanakan oleh daerah,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today