13 Dapur MBG di Tanahlaut Disuspend BGN, Operasional Dihentikan Sementara

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 13 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, mulai Senin (2/11/2026).

Penghentian sementara atau suspend tersebut merupakan sanksi administratif karena pengelola dapur dinilai tidak tertib dan disiplin dalam menyampaikan Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH) kepada BGN.

Pengawas MBG dari Kodim 1009/Tanahlaut, Pelda Martiman, membenarkan penghentian operasional belasan dapur tersebut.

“Melaporkan TMT 2 November 2026 sebanyak 13 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gratis (SPPG) Program makan bergizi gratis (MBG) di Kab. Tanahlaut Prov Kalsel berhenti operasional dikarenakan mendapat sanksi Suspend(pemberhentian sementara) karena tidak tertib dan disiplin dalam menyampaikan Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH),” ujar Martiman.

Dari total 19 dapur SPPG di Tanahlaut, sebanyak 13 unit terkena sanksi. Dapur tersebut meliputi:

  • SPPG Angsau 1 Pelaihari
  • SPPG Angsau 2 Pelaihari
  • SPPG Karang Taruna Pelaihari
  • SPPG Sarang Halang Pelaihari
  • SPPG Nusa Indah Bati-Bati
  • SPPG Liang Anggang Bati-Bati
  • SPPG Ujung Bati-Bati
  • SPPG Simpang Empat Sungai Baru Jorong
  • SPPG Batu Mulya Panyipatan
  • SPPG Kintap Tanahlaut
  • SPPG Sungai Cuka
  • SPPG Maluka Baulin Kurau
  • SPPG Jilatan Batu Ampar

Sementara itu, enam dapur lainnya masih beroperasi, yakni SPPG Telaga Pelaihari, SPPG Panggung Pelaihari, SPPG Batakan Panyipatan, SPPG Tambang Ulang, SPPG Alur Jorong, dan SPPG Kintapura Kintap.

Martiman menjelaskan, sanksi tersebut bersifat sementara. Pengelola dapat kembali menjalankan pelayanan setelah melengkapi dan menyelesaikan administrasi pelaporan sesuai ketentuan BGN.

“Status Suspend bersifat sementara, pihak pengelola dapur dapat kembali aktif beroperasi secara normal setelah mereka menyusun, mengirimkan, dan menyelesaikan administrasi serta format substansi LPDH kepada pihak BGN,” tegasnya.

Penghentian sementara ini menuntut pengelola segera membenahi pelaporan penggunaan dana harian agar operasional dapur dapat kembali berjalan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today