KALSELMAJU.COM,BANJARMASIN – M Al Fatih Zayan membuktikan usia bukan penghalang untuk berprestasi di dunia balap. Pembalap muda Banjarmasin itu meraih juara tiga Grup G7 pada final Kejurnas Speed Offroad 2026 di Serang, Banten, 23–25 Oktober.
Mewakili MES NAVSAT AUTO SPORT, Al Fatih yang berusia 11 tahun bersaing menggunakan Can-Am Maverick.
Prestasi ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa Madrasah Muhammadiyah Al Furqon Banjarmasin tersebut.
“Ulun (saya) masih terus mengasah kemampuan menghadapi karakter lintasan speed offroad,” tuturnya, Rabu (28/10/2026).
Al Fatih, yang lahir pada 7 November 2014, terus belajar mengendalikan kendaraan dan melewati tikungan. Ia juga melatih kesiapan mental sebelum balapan.
Alfatih harus mengatasi rasa gugup sebelum start. Sementara saat berada di lintasan, ia masih berusaha meningkatkan keberanian dan kemampuannya melibas tikungan.
“Alhamdulillah, Ulun (saya) bersyukur bisa sampai di titik ini. Dukungan dan doa ibu serta keluarga besar terus menguatkan Ulun,” ungkapnya.
Meski demikian, lanjut Al Fatih kemampuannya beradaptasi dengan kendaraan mendapat penilaian positif, untuk pembalap seusianya, ia mampu beradaptasi dengan cepat.”
Pencapaian Tak Lepas Dari Dukungan Sang Ibu
Pencapaian Al Fatih di Kejurnas Speed Offroad 2026 tak lepas dari dukungan sang ibu, Ferina. Ia terus mendukung hobi balap putranya dan berharap Al Fatih mampu bersaing di tingkat internasional.
“Saya terus mendukung hobi balapnya, apalagi sekarang ia bisa meraih prestasi,” ujar Ferina.
Bagi Ferina, prestasi di Serang menjadi awal bagi Al Fatih untuk terus belajar dan menambah pengalaman balap.
Ia juga menjadikan dukungan keluarga sebagai modal penting bagi putra ketiganya untuk berkembang.
“Selain berlatih dan mengikuti kompetisi, ia tetap menjalani pendidikan di Banjarmasin. Hal itu membuat saya bangga,” ucap Ferina dengan mata berkaca-kaca.
Ferina berharap Al Fatih terus berlatih dan mengejar cita-citanya di dunia balap. Ia ingin putranya kelak mampu membawa nama Indonesia ke ajang internasional.





