Diluncurkan Diskominfo Banjarbaru, Buku Statistik Sektoral 2026 Tekankan Pentingnya Akurasi Data

oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat tata kelola data sebagai landasan dalam menentukan arah pembangunan daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Buku Kompilasi Statistik Sektoral Daerah Kota Banjarbaru Tahun 2026 oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinas Kominfo).

Peluncuran buku tersebut bersamaan dengan kegiatan Ekspose Publikasi di Aula SINERGI lantai 3 Bapperida Kota Banjarbaru, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak yang berperan dalam pengelolaan data daerah. Di antaranya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru, pejabat perangkat daerah. Serta operator Satu Data dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sekretaris Dinas Kominfo Banjarbaru, Nizami Syarif, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Dalam proses pengumpulan, penyusunan, dan pemutakhiran data statistik sektoral selama 2026.

Ia menegaskan, penerbitan buku statistik tersebut harus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan. Untuk meningkatkan kualitas data pemerintah, bukan sekadar menyelesaikan kewajiban publikasi.

“Keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral ukurannya tidak hanya dari tersusunnya sebuah buku atau terkumpulnya data dalam satu portal. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana memastikan data benar-benar berkualitas, pembaharuan secara berkala, dan konsisten antarperangkat daerah,” tegasnya.

Peran Penting

Menurutnya, ketersediaan data yang akurat memiliki peran penting. Dalam mendukung penyusunan kebijakan, perencanaan program, hingga evaluasi pelaksanaan pembangunan di Kota Banjarbaru.

“Data yang berkualitas agar setiap program pemerintah dapat disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Untuk memperkuat penerapan Satu Data Indonesia, Diskominfo mendorong seluruh SKPD sebagai produsen data agar meningkatkan komitmen dalam pengelolaan statistik sektoral.

“Ada tiga hal yang menjadi perhatian, yakni menjadikan pengisian dan validasi data sebagai bagian dari rutinitas kerja, menyelaraskan standar serta mekanisme pertukaran data antarperangkat daerah, dan mengoptimalkan pemanfaatan data dalam menentukan prioritas pembangunan,” ungkapnya.

Melalui langkah tersebut, Pemko Banjarbaru berharap data statistik sektoral tidak hanya menjadi kumpulan informasi administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang tepat, terukur, dan efektif.

Peluncuran buku kompilasi statistik sektoral ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi, mutakhir, dan bermanfaat bagi pembangunan Kota Banjarbaru.

Visited 1 times, 1 visit(s) today