Jelang PON Pantai di Jakarta, Seleksi Atlet Renang Perairan Terbuka Berlangsung

oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Seleksi atlet renang perairan terbuka Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai di Jakarta pada November mendatang digelar di Kolam Renang GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, Senin (19/10/2026) siang.

Pelaksanaan seleksi di kolam renang menghadirkan tantangan tersendiri bagi para peserta. Pasalnya, kondisi kolam berbeda dengan perairan terbuka yang memiliki karakteristik ombak dan arus, sehingga atlet perlu menyesuaikan diri dengan kondisi perairan yang sebenarnya.

Salah seorang peserta asal Kota Banjarbaru, Wilar Abqary Anugerah, mengakui bahwa menjaga stabilitas saat berenang menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Selain itu, kondisi fisik dan daya tahan juga menjadi perhatian selama mengikuti seleksi.

Wilar mengaku telah tiga kali mengikuti kejuaraan renang perairan terbuka, termasuk kejuaraan provinsi (kejurprov) dan pekan olahraga provinsi (porprov). Pengalaman tersebut menjadi bekal baginya untuk bersaing memperebutkan tempat dalam tim Kalsel.

“Kesulitannya mencari stabilitas. Kendala paling terasa adalah haus. Saya sudah tiga kali mengikuti kejuaraan perairan terbuka, ada Kejurprov dan Porprov. Kalau di sini berbeda dengan perairan terbuka, terutama dari segi ombaknya. Harapannya, saya bisa memberikan medali untuk Kalsel,” ujar Wilar.

Persiapan

Sementara itu, pelatih renang Kalsel, Djuhrianoor, menjelaskan bahwa seleksi tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi PON Pantai di Jakarta. Nomor yang tanding dalam seleksi meliputi renang perairan terbuka sejauh 5.000 meter dan 3.000 meter untuk putra maupun putri.

Menurut Djuhrianoor, seleksi nomor 5.000 meter terdapat sekitar lima atlet putra dan tiga atlet putri. Ia juga menilai pembinaan atlet renang perairan terbuka di Kalsel terus menunjukkan perkembangan, seiring keikutsertaan atlet dalam berbagai kejuaraan di tingkat nasional.

Sejumlah kejuaraan di antaranya berlangsung di Lamongan, Lampung, dan Bali. Pengalaman bertanding tersebut dapat meningkatkan kemampuan sekaligus kesiapan atlet sebelum menghadapi persaingan pada PON Pantai mendatang.

“Seleksi ini sebenarnya untuk PON Pantai. Nomornya 5.000 meter dan 3.000 meter putra-putri. Peserta 5.000 meter putra sekitar lima orang dan putri tiga orang. Untuk pembinaan sudah berkembang. Kami juga sudah mengikuti beberapa kejuaraan, di antaranya di Lamongan, Lampung, dan Bali. PON Pantai di Jakarta berlangsung pada November,” kata Djuhrianoor.

Melalui seleksi ini, tim pelatih mengharapkan dapat menentukan atlet yang memiliki kemampuan dan daya tahan terbaik untuk mewakili Kalsel. Persiapan yang matang menjadi modal penting agar para atlet mampu bersaing dan membawa prestasi bagi Banua pada ajang olahraga nasional tersebut.

Visited 1 times, 1 visit(s) today