KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN– Kota Banjarmasin keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Loncat Indah 2026 yang berlangsung akhir pekan tadi di Kolam Renang Pelajar Mulawarman.
Banjarmasin mendominasi kejuaraan dengan raihan 12 medali emas. Sementara itu, Kabupaten Tapin menempati posisi berikutnya dengan koleksi empat medali emas.
Kejurprov Loncat Indah 2026 diikuti 50 atlet dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Sebanyak 25 nomor dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut, dengan tiga kategori, yakni pemula, junior, dan senior.
Panitia pelaksana, Eka Purnama Indah, mengatakan kejuaraan ini tidak hanya menjadi agenda Pengurus Provinsi (Pengprov) Akuatik Indonesia Kalimantan Selatan, tetapi juga sebagai ajang persiapan atlet menghadapi kompetisi tingkat nasional dan regional.
“Ada tiga kategori, yaitu pemula, senior, dan junior. Selain menjadi agenda Pengprov Akuatik Kalsel, kejuaraan ini juga untuk persiapan menghadapi Indonesia Open Championship di Jakarta pada November mendatang, serta kejuaraan kelompok umur se-Asia Tenggara,” ujarnya.
Sekretaris Umum Pengprov Akuatik Indonesia Kalimantan Selatan, Mochlis Mochtar, mengapresiasi peningkatan jumlah peserta dalam kejuaraan tahun ini. Menurutnya, loncat indah di Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.
Ia menyebutkan, pada pelaksanaan sebelumnya jumlah peserta hanya berkisar 26 hingga 27 atlet. Namun, tahun ini meningkat menjadi 50 atlet yang berasal dari berbagai kabupaten/kota.
“Saya bangga dengan loncat indah pada 2026 ini. Pada kejuaraan sebelumnya, peserta hanya 26 hingga 27 orang. Sekarang sudah 50 peserta. Dari tahun ke tahun jumlahnya terus mengalami peningkatan,” katanya.
Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Selatan, Rijal Hamid, menyampaikan apresiasi. Ia menilai perkembangan loncat indah, baik pada kategori senior maupun junior, menunjukkan kemajuan yang menggembirakan.
Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus mendorong pemerataan prestasi olahraga di daerah.
“Kami melihat progres luar biasa dari loncat indah, baik senior maupun junior, dengan peningkatan dari kabupaten/kota. Dispora, atas arahan kepala dinas, siap membantu pelaksanaan dan pembinaan, meskipun dengan anggaran seefisien mungkin,” ungkapnya.
Melalui Kejurprov Loncat Indah 2026, harapannya pembinaan atlet di Kalimantan Selatan semakin terarah, sekaligus membuka peluang bagi atlet muda untuk berkembang dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Berikut peloncat senior terbaik berdasarkan best award:
Putera
1. Muhammad Ilham (Tabalong)
2. Muhammad Fadhil (HSS)
3. Muhammad Akbar (Barito Kuala)
Puteri
1. Siti Kinasih (Banjarmasin)
2. Dewi Setyaningsih (Tanbu)
3. Okira Nayaka (Banjarmasin)





