351 Hektare Lahan Terbakar di Balangan, Lampihong dan Batumandi Masuk Zona Merah

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, telah mencapai 122 kejadian dengan total luas lahan terdampak 351,055 hektare hingga Senin (12/10/2026). Kecamatan Lampihong dan Batumandi menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Rahmi, mengatakan ratusan kejadian tersebut tersebar di delapan kecamatan. Berdasarkan rekaman satelit, wilayah Balangan juga terdeteksi memiliki 1.709 titik panas (hotspot).

“Dari ribuan titik pantau itulah, 122 di antaranya terkonfirmasi menjadi kejadian karhutla,” ungkapnya, Kamis (15/10/2026).

Berdasarkan data Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Balangan, Kecamatan Lampihong mencatat kejadian terbanyak dengan 35 kasus. Disusul Kecamatan Batumandi sebanyak 27 kejadian. Kedua wilayah tersebut menjadi perhatian khusus dalam penanganan karhutla.

Sementara itu, Kecamatan Awayan mencatat 15 kejadian, Paringin Selatan dan Juai masing-masing 12 kejadian, serta Paringin sebanyak sembilan kejadian.

Adapun Kecamatan Halong mencatat delapan kejadian, sedangkan Tebing Tinggi menjadi wilayah dengan jumlah paling sedikit, yakni empat kejadian.

Rahmi menjelaskan, luas 351,055 hektare tersebut merupakan total lahan yang berhasil ditangani petugas gabungan. Penanganan melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan relawan untuk mencegah api meluas.

“Luasan 351,055 hektare itu adalah total lahan tertangani. Artinya, tim gabungan dari BPBD bersama TNI, Polri, Manggala Agni, dan relawan terus berjibaku memblokir laju api agar dampaknya tidak semakin meluas dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today