Pastikan Suplai Air Tetap Normal di Tengah Kemarau Panjang, PTAM Intan Banjar : Bijak Gunakan Air, Hemat

oleh
Suplai air ke pelanggan PTAM Intan Banjar dipastikan tetap normal. Foto: Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Perusahaan Perseroan Air Minum (PTAM) Intan Banjar memastikan suplai air kepada pelanggan tetap berjalan normal dan tidak ada pengurangan. Di tengah kemarau panjang yang sedang berlangsung

Kasubag Hukum dan Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, mengatakan kondisi kemarau menjadi perhatian perusahaan, terutama dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi air bersih kepada masyarakat.

Hingga saat ini PTAM Intan Banjar tetap berupaya mempertahankan suplai air bagi pelanggan. Karena itu, pihak PTAM meminta masyarakat turut berperan dalam menjaga ketersediaan air dengan menggunakan air secara bijak.

“Gunakan air sebijak mungkin, selalu menampung air. Jangan menggunakan air ledeng untuk memcuci kendaraan, menyiram tanaman secara berlebih. Intinya hemat semaksimal mungkin,” kata Mahyuni, Rabu (17/9/2026).

Imbauan tersebut penting mengingat kondisi cuaca yang masih kering dapat memberikan tekanan terhadap ketersediaan sumber air.

Masyarakat harapannya menghindari penggunaan air secara berlebihan dan dapat mengatur kebutuhan air sehari-hari dengan sebaik mungkin.

Selain menghemat penggunaan air, pelanggan juga harusikut memperhatikan kondisi jaringan pipa air di lingkungan masing-masing.

Apabila menemukan adanya kebocoran pipa, masyarakat harus segera melaporkannya kepada PTAM Intan Banjar.

Laporan kebocoran melalui layanan call center PTAM Intan Banjar di nomor 0852-8800-0111.

Dengan adanya laporan secara cepat dari masyarakat, gangguan berupa kebocoran pipa dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. Langkah tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi potensi terbuangnya air, khususnya di tengah kondisi kemarau panjang.

PTAM Intan Banjar pun mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga penggunaan air agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi.

“Efisiensi penggunaan air di tingkat rumah tangga serta kepedulian terhadap kondisi jaringan distribusi menjadi bagian penting dalam menghadapi periode kemarau,” papar Mahyuni.

“Poin pentingnya, gunakan air sesuai kebutuhan dan menyediakan cadangan air untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan distribusi,” tuntasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today