Banjarbaru Masuk Daerah Peraih PGM Award 2026, Dukungan untuk Guru Madrasah Diakui Nasional

oleh
Wali Kota Banjarbaru, Lisa Halaby, saat menerima PGM Award 2026. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memperkuat pendidikan keagamaan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kota Banjarbaru menjadi salah satu daerah menerima Anugerah Pendidikan PGM Award 2026 dari Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia atas dukungan terhadap pengembangan madrasah dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, menerima penghargaan di Auditorium Tegar Beriman, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor, Kecamatan Cibinong, Rabu (29/7/2026). Penyerahan penghargaanlangsung oleh Pimpinan Pusat PGM Indonesia.

Dalam keputusan PGM Indonesia, Erna Lisa Halaby menjadi satu dari empat kepala daerah di Kalimantan Selatan yang memperoleh penghargaan tersebut. Tiga penerima lainnya berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Hulu Sungai Selatan.

Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas berbagai kebijakan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendukung pendidikan keagamaan selama dua tahun terakhir.

Salah satu bentuk dukungan tersebut melalui penyaluran hibah kepada organisasi keagamaan, rumah ibadah, pondok pesantren, hingga madrasah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Bantuan tersebut untuk memperkuat keberlangsungan lembaga pendidikan Islam sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan keagamaan.

Selain itu, pemerintah kota juga mengalokasikan honorarium bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) sektor keagamaan pada tahun anggaran 2025 hingga 2026. Kebijakan ini dinilai menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan guru madrasah.

PGM Award 2026 Banjarbaru Hasil Kerja Bersama

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

“Pendidikan madrasah dan pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan perhatian terhadap pendidikan keagamaan,” katanya.

Menurut Lisa, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pendidikan keagamaan akan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kota Banjarbaru.

Pengakuan dari PGM Indonesia tersebut sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru untuk terus menghadirkan kebijakan yang mendukung penguatan madrasah, pondok pesantren, dan kesejahteraan tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang berkarakter dan berdaya saing.

Visited 1 times, 1 visit(s) today