Pemkot Banjarmasin Prioritaskan Perbaikan Jalan Tatah Belayung, Akses Warga Bakal Terdampak

oleh
oleh
Pemerintah Kota Banjarmasin memprioritaskan perbaikan Jalan Tatah Belayung di Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan. (Foto: Arum/ kalselmaju.com)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memprioritaskan perbaikan Jalan Tatah Belayung di Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Namun, kelancaran proses pembangunan, pemerintah meminta warga bersiap. Karena proses rekonstruksi mengharuskan penutupan akses jalan selama sekitar empat bulan.

Selama ini, ruas jalan tersebut jadi keluhan masyarakat karena kondisinya rusak berat. Aspal pecah berlubang dan gelombang yang mengganggu aktivitas. Tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Kartika Estaurina, mengatakan usulan perbaikan telah ditinjau langsung oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan.

“Tim dari Balai bersama jajaran sudah turun langsung meninjau lokasi usulan yang kami sampaikan,” ujar Kartika, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, usulan ruas jalan memiliki panjang sekitar 1,6 kilometer dengan lebar 6,5 meter. Perbaikan meliputi pelapisan ulang aspal, dengan rekonstruksi menyeluruh karena kondisi tanah di bawah jalan kurang stabil.

Kartika menjelaskan, pelaksana akan membongkar aspal lama terlebih dahulu, kemudian menguatkan struktur menggunakan cerucuk galam agar badan jalan tidak kembali mengalami penurunan.

“Metode pekerjaan seperti itu kemungkinan besar mengharuskan adanya penutupan jalan selama proses perbaikan,” ucapnya.

Tak hanya itu, ujar Kartika sejumlah akses jembatan kecil milik warga yang terhubung ke jalan utama juga harus dibongkar sementara agar pekerjaan dapat berjalan optimal.

Kartika mengatakan warga telah menyatakan kesediaannya membongkar akses tersebut secara mandiri demi mendukung percepatan pembangunan yang selama ini mereka nantikan.

Meski demikian, Pemkot mengakui penutupan jalan akan berdampak pada aktivitas masyarakat dan fasilitas pendidikan di kawasan tersebut.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini karena perbaikan membutuhkan waktu sekitar empat bulan sesuai standar pekerjaan infrastruktur. Soal roda dua masih kami masih membahasnya, harapannya tetap bisa melintas tanpa mengganggu pekerjaan, mengingat di sana juga ada sekolah,” jelasnya.

Ia menegaskan, usulan perbaikan memang telah masuk melalui program Jalan Infrastruktur Desa (JID) pemerintah pusat karena ruas tersebut menjadi bagian dari koridor ketahanan pangan. Namun, apabila usulan tersebut tidak bisa, Pemko Banjarmasin memastikan perbaikan tetap terlaksana melalui APBD Perubahan 2026.

“Sesuai arahan Pak Wali, perintahkan perbaikan jalan-jalan yang rusak. Kondisi Jalan Tatah Belayung sudah cukup parah dan membahayakan pengguna jalan, sehingga tetap menjadi prioritas penanganan,” akhirnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today