KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Baritokuala (Pemkab Batola) mendapatkan alokasi program cetak sawah seluas 777 hektare. Sebagai upaya memperluas lahan pertanian produktif.
Batola memang merupakan salah satu kabupaten dengan potensi pertanian yang sangat besar di Provinsi Kalimantan Selatan. Program cetak sawah menjadi solusi untuk mengoptimalkan lahan.
“Baritokuala merupakan salah satu kabupaten yang memiliki kawasan pertanian sangat luas. Tahun ini kami mendapatkan sekitar 777 hektare untuk program cetak sawah,” ujar Bupati Batola, Bahrul Ilmi, Rabu (10/6/2026) di Banjarbaru.
Program tersebut akan membantu masyarakat mengelola lahan yang sebelumnya sulit karena kondisi lahan yang berat dan memerlukan biaya besar untuk menjadi areal persawahan.
Bantuan dari Kementerian Pertanian sangat bermanfaat dalam membuka peluang pemanfaatan lahan tidur menjadi kawasan pertanian produktif.
Karena itu, pogram tersebut harapanya mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
“Lahan-lahan yang selama ini tidak terpakai karena pengolahannya sulit menjadi sawah kini bermanfaat. Dan ini sangat membantu masyarakat serta harapannya membawa manfaat bagi masyarakat Batola maupun Kalsel,” katanya.
Terkait pelaksanaan program, bahwa tahapan pertama sudah berjalan. Pemkab Batola juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pertanian sebagai dasar pelaksanaan kegiatan.
Bahrul memaatikan seluruh kuota pemerintah pusat akan merealisasikannya hingga tuntas sesuai target.
Selain proses pembukaan lahan baru, sebagian area program cetak sawah juga telah memasuki tahap penanaman. Bahrul optimistis hasilnya akan terlihat dalam beberapa bulan mendatang.
“Sudah ada yang ditanam. Insyaallah beberapa bulan ke depan kita bisa melihat hasilnya dan memasuki masa panen. Melihat perkembangan saat ini, sektor pertanian di Batola cukup baik,” tandasnya.





