KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, membuka Pelatihan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 di salah satu hotel Banjarmasin, Rabu (10/6/2026). Sebanyak 478 petugas lapangan siap menyisir seluruh aktivitas usaha di Kota Banjarmasin selama dua setengah bulan ke depan.
Yamin menegaskan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar pendataan, melainkan instrumen strategis yang menentukan arah pembangunan daerah.
“Data yang dihasilkan akan menjadi potret nyata kondisi ekonomi masyarakat. Sekaligus kompas bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Sensus Ekonomi merupakan amanat UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Penyelenggaraannya setiap satu dekade pada tahun berakhiran angka enam. Cakupan pendataan tidak hanya bangunan usaha formal. Tetapi juga usaha yang berjalan dari rumah tangga dan usaha skala kecil di seluruh wilayah kota.
Yamin mengajak seluruh jajaran pemerintah mulai dari Forkopimda, SKPD, camat, lurah, hingga ketua RT dan RW untuk menyosialisasikan kegiatan ini kepada masyarakat.
“Berikan data yang jujur dan akurat apabila petugas datang melakukan pendataan. Ini menjadi faktor penentu kesuksesan kita,” tegasnya.
Kepala BPS Kota Banjarmasin, Sukma Handayani, menjelaskan bahwa data hasil Sensus Ekonomi 2026 menjadi basis utama. Untuk melihat perkembangan dunia usaha, struktur ekonomi, dan potensi sektor penopang pertumbuhan ekonomi daerah.





