POPDA 2026 Resmi Bergulir, Kalsel Siapkan Atlet Muda Unggulan

oleh
Spread the love


KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan Tahun 2026 resmi bergulir. Melalui pembukaan di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (18/5/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda potensial dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.

Sejumlah kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan turut berhadir pada pembukaan tersebut. Seremoni pembukaan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Dinansyah.

Dalam pelaksanaannya, POPDA 2025 mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni sepak bola, bola voli, sepak takraw, dan bola basket. Seluruh pertandingan akan berlangsung pada 18 hingga 21 Mei 2025 di sejumlah venue di Kota Banjarmasin.

Dinansyah mengatakan, POPDA merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi sarana pembinaan olahraga pelajar di daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga harapannya mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah di tingkat lebih tinggi.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Selain itu, para wasit dan juri juga harus menjalankan tugas secara profesional demi terciptanya kompetisi yang adil dan berkualitas.

“POPDA ini rutin setiap tahun. Tahun ini di Banjarmasin. Kami berharap seluruh peserta dari masing-masing daerah dapat bertanding secara sportif. Kepada seluruh wasit dan juri harus bertindak profesional sehingga mampu melahirkan atlet-atlet terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalimantan Selatan, Pebriadin Hafiz, menilai POPDA menjadi bagian penting dalam evaluasi sistem pembinaan olahraga pelajar di daerah.

Menurutnya, ajang tersebut merupakan pintu awal pembinaan atlet menuju jenjang yang lebih tinggi, sebelum nantinya masuk ke level olahraga mahasiswa maupun senior.

“Ini menjadi evaluasi sistem pembinaan olahraga pelajar melalui sentra pembinaan olahraga daerah. POPDA juga menjadi wadah dan pintu masuk bagi atlet menuju level senior. Ini merupakan sentra pembibitan atlet di tingkat pelajar,” katanya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today