ORADO Kalsel Gelar Mini Turnamen Domino, Persiapkan Pegiat Jelang Kejurnas April

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pengurus Provinsi Olahraga Domino Nasional (Pengprov ORADO) Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi bertajuk Semua Orang Main Domino (SOMD) di Gedung Batas Kota, Banjarmasin, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini sekaligus dengan mini turnamen domino mengacu aturan resmi ORADO. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai persiapan menjelang kejuaraan berjenjang yang segera bergulir.

Sekretaris Pengprov ORADO Kalsel, Arif Rahman Hakim, menjelaskan kegiatan ini atas inisiasi bersama Yayasan Amnesia dari Banua Indonesia. Tujuannya mensosialisasikan peraturan resmi olahraga domino sekaligus mempersiapkan para pegiat. Para pegiat bersiap menjelang tiga jenjang kejuaraan tingkat Kabupaten/Kota (Kejurcab), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Kedua kejuaraan tersebut rencananya akan bergulir pada April 2026.

“Ini bagian dari sosialisasi bagaimana peraturan-peraturan domino, yang mana ini juga menjadi persiapan teman-teman menjelang Kejurcab di tingkat kabupaten kota, menuju Kejurprov bulan April dan Kejurnas bulan April,” ujar Arif, Senin (16/3/2026).

Peserta kegiatan berasal dari berbagai komunitas dan organisasi olahraga di Kalimantan Selatan. Komunitas tersebut antara lain Perbasi, Porgasi, komunitas airsoft, esports, serta komunitas anak muda.

Kepengurusan Terbentuk di 11 Kabupaten dan Kota

ORADO Kalsel hingga kini telah membentuk kepengurusan di 11 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Dua kabupaten lainnya masih dalam proses pembentukan struktur. Koordinasi dengan berbagai tokoh olahraga di tingkat kabupaten hingga provinsi juga telah berjalan aktif.

Salah satu misi besar ORADO Kalsel adalah mengubah citra olahraga domino yang selama ini masih kerap dipandang sebelah mata.

“Semoga olahraga domino ini bukan lagi sekadar image-nya olahraga kampungan. Tetapi ini sudah menjadi olahraga yang naik kelas, yang mana ada aturan secara umum dan terbuka yang bisa dijalankan oleh pegiat maupun pecinta olahraga domino di Kalimantan Selatan,” tegas Arif.

Arif menyebut potensi domino di Kalsel sangat besar. Permainan ini sudah melekat dalam keseharian warga, dari kampung, desa, posko, hingga kafe-kafe di Banjarmasin.

“Hampir di setiap kampung, di setiap desa, di setiap posko, bahkan sekarang di kafe-kafe yang ada di Banjarmasin itu ramai bermain domino. Jadi sebuah potensi yang luar biasa,” katanya.

ORADO hadir untuk mengarahkan potensi tersebut ke jalur yang lebih terstruktur dan berorientasi prestasi.

“Mereka yang bermain domino bukan sekadar rame-rame kemudian hobi, tetapi ini bisa lebih terarah ke arah prestasi,” pungkas Arif.

Visited 1 times, 1 visit(s) today