KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Seluruh madrasah di Kabupaten Balangan diminta segera melakukan pendataan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dashboard Madrasah Sehat.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Balangan, Harmainor menegaskan bahwa pendataan bersifat wajib. Ini berlaku baik bagi madrasah yang sudah menerima bantuan MBG maupun yang belum sama sekali.
“Apakah sudah atau belum menerima MBG, seluruh madrasah harus mengakses dan mengisi data. Ini tidak bisa dipilih-pilih karena pendataan ini menyangkut kelengkapan data daerah kita,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa sistem pendataan Kementerian Agama untuk membaca kondisi tiap madrasah secara otomatis.
Madrasah penerima program akan mengisi seluruh pertanyaan. Sementara itu, madrasah yang belum menerima hanya mengisi data awal. Kemudian, sistem otomatis menutup sisa pertanyaan dan kembali ke halaman utama.
“Sudah maupun belum menerima, semuanya tetap terekam. Yang jadi masalah adalah jika madrasah tidak mengakses sama sekali—itu berarti mereka tidak memberikan data, dan itu tidak boleh,” tegasnya.
Harmainor menambahkan bahwa pendataan MBG merupakan bagian dari pemutakhiran data nasional. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program, memperluas cakupan penerima, serta merumuskan kebijakan lanjutan di bidang kesehatan peserta didik. Karena itu, ia meminta setiap satuan pendidikan bekerja serius. Selain itu, mereka tidak boleh menunda dan harus memastikan validitas data.
“Data MBG akan menjadi acuan strategis dalam penetapan kuota dan prioritas penerima pada periode berikutnya,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi di tingkat kecamatan dan antar-kepala madrasah. Ini untuk memastikan seluruh lembaga dapat mengakses dashboard tanpa kendala teknis.
“Saya berharap para kepala madrasah, operator, dan seluruh unsur terkait saling membantu. Pastikan semuanya mengakses, memperbarui data, dan melaporkan jika ada kesulitan. Kita tidak ingin ada madrasah tertinggal hanya karena kurang informasi,” ujarnya.





