KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN — Gaido Travel Cabang Banjarmasin kembali memberangkatkan jamaah umrah. Kali ini dengan jumlah peserta yang terbanyak sepanjang tahun. Keberangkatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan Majelis Miftahul Musthofa di bawah bimbingan Abah Guru KH Ahmadi Busro.
Sebanyak dua penerbangan membawa para jamaah. Masing-masing, Pelita Air pukul 11.00 WITA membawa 170 jamaah dan Garuda Indonesia pukul 16.30 WITA membawa 153 jamaah. Dan di tambah jamaah dari Jakarta sebanyak 58 jamaah
General Manager Gaido Travel Cabang Banjarmasin, Nadzar Yudha Rahman, mengatakan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan semakin kuatnya kebutuhan jamaah terhadap layanan umrah yang terjamin dan berizin resmi.
Keberangkatan akbar ini berlangsung di tengah perubahan besar ekosistem penyelenggaraan haji dan umrah nasional. Sesuai dengan pemberlakuan UU Haji Nomor 14 Tahun 2025. Meski demikian, masyarakat tetap memilih jasa travel berizin daripada umrah mandiri.
“Banyak yang mengira umrah mandiri lebih mudah setelah lahirnya aturan baru. Namun praktiknya, jamaah tetap membutuhkan pendamping. Ketika ada kendala visa, imigrasi, atau bahasa, mereka tidak ingin menghadapi semuanya sendirian. Jamaah Indonesia ingin mendapat pelayanan dengan baik, itu fitrah yang wajar,” ucap Yudha.
Pada pemberangkatan kali ini, Gaido Travel menurunkan tim lengkap. Tim tersebut terdiri atas petugas kesehatan, pembimbing ibadah, tour leader, mutawif di Makkah dan Madinah. Juga, tim handling yang bersiaga di Bandara Banjarmasin, Jakarta, Madinah, hingga Jeddah. Menurut Yudha, kelengkapan layanan ini menjadi pembeda utama bagi jamaah.
“Kami ingin memastikan jamaah fokus beribadah tanpa memikirkan urusan teknis. Sejak berangkat hingga kembali lagi ke tanah air, semua kebutuhan mereka kami dampingi,” katanya.
Sediakan Layanan Unggulan
Rangkaian perjalanan kali ini termasuk kategori layanan unggulan. Dari Banjarmasin ke Jakarta, jamaah menggunakan Pelita Air dan Garuda Indonesia. Kemudian melanjutkan penerbangan ke Madinah dengan Saudia Airlines. Selama di Tanah Suci, jamaah menginap di Movenpick Anwar Madinah dan Movenpick Hajar Tower Makkah, hotel yang berada dalam kompleks Masjidil Haram. Untuk perjalanan Madinah–Makkah, jamaah menggunakan kereta cepat Al-Haramain.
Selama 20 hari perjalanan, jamaah juga melaksanakan ibadah Arbain selama 10 hari penuh di Madinah. Fitur ini kini semakin jarang disediakan dalam program reguler
Ke depan, Gaido Travel Cabang Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar pelayanan. Mereka berupaya menjadi pilihan utama masyarakat Kalimantan Selatan dalam penyelenggaraan perjalanan umrah dan haji khusus.
“Kami akan terus berbenah. Amanah jamaah adalah hal yang kami jaga,” ujar Yudha.





