DAK Banjarmasin Dihapus, Program Dashat ‘Menghilang’ di 2025

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), yang sebelumnya menjadi salah satu andalan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin dalam menekan kasus stunting, kini tak lagi terlihat gaungnya.

Program yang katanya efektif dalam menyediakan makanan bergizi bagi keluarga berisiko stunting itu mendadak terhenti pada 2025.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Banjarmasin, Helfian Noor, mengakui bahwa program Dashat tahun ini memang tidak ada.

Penyebabnya, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat—yang menjadi sumber pendanaan utama program—dihapus.

“Untuk tahun 2025, DAK dari pusat untuk program ini tidak ada. Makanya tidak jalan lagi programnya,” ungkap Helfian, Sabtu (22/11/2025).

Ia menjelaskan, penghentian tersebut terkait dengan kebijakan efisiensi anggaran untuk memperkuat program strategis Presiden Prabowo Subianto, yakni Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang sudah berjalan secara nasional.

Fokus anggaran sepenuhnya tertuju untuk memastikan MBG bisa terlaksana secara maksimal di seluruh daerah, termasuk Banjarmasin.

Meski demikian, Helfian membawa kabar baik. Program Dashat rencananya akan kembali berjalan pada 2026 dan justru akan menjadi program penguat pelaksanaan MBG di lapangan.

“BKKBN pusat menawarkan program itu kembali. Kita akan melatih kader-kader untuk mengolah makanan bergizi serta memberikan edukasi kepada sasaran. Harapannya, dapur sehat MBG bisa meniru kemampuan kader ini,” jelasnya.

Dengan rencana pengaktifan ulang Dashat tahun depan, ia pun berharap upaya penurunan stunting tidak hanya bertumpu pada distribusi makanan bergizi dari program MBG. Tetapi juga menjadi penguatan kapasitas masyarakat melalui dapur sehat yang selama ini menjadi ruh Dashat.

Visited 1 times, 1 visit(s) today