Amphibious Excavator Canggih untuk Sungai Martapura, Proses Pengadaan Sudah Melewati Inspektorat

oleh
oleh
ekskavator
Banjarmasin Beli Ekskavator Amfibi, Tangani Sampah dan Pendangkalan Sungai. (Foto: Prokom Banjarmasin)
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus berbenah dalam menjaga kebersihan dan fungsi sungai sebagai urat nadi kota. Salah satu langkah strategis adalah pengadaan satu unit Amphibious Excavator AI02-20SHL. Alat berat amfibi dengan lengan panjang dan ponton samping ini kegunaannya untuk menangani masalah sedimentasi dan pampangan di Sungai Martapura.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menyampaikan bahwa alat ini termasuk dalam 10 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Strategis Tahun 2025 oleh Wali Kota Banjarmasin.

“Amphibious Excavator ini sangat dibutuhkan untuk pemeliharaan sungai, khususnya Sungai Martapura yang rentan terhadap pampangan seperti enceng gondok dan kayu yang menghambat aliran air,” jelas Suri, Kamis (17/7).

Menurutnya, keberadaan pampangan tidak hanya mempercepat sedimentasi. Tapi juga mengganggu kualitas air baku yang menjadi sumber utama air bersih bagi masyarakat Banjarmasin.

Dengan alat ini, lanjutnya proses pembersihan dan normalisasi sungai bisa berlangsung lebih efisien dan tepat sasaran.

Pengadaan excavator sendiri kata Suri sudah berjalan secara transparan dan akuntabel. Pembeliannya melalui sistem E-Purchasing di Katalog Elektronik versi 5 (e-Katalog v5).

Kegiatan tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 Pasal 50 ayat (5). Ini mewajibkan penggunaan e-purchasing untuk kebutuhan strategis nasional atau daerah.

Ia menyebutkan bahwa pemilihan penyedia barang langsung melalui e-Katalog sektoral dengan memperhatikan banyak prinsip. Antaralain kesesuaian spesifikasi teknis, ketersediaan barang, kecepatan pengiriman, dukungan purna jual, jaminan garansi dan layanan instalasi.

Hal itu untuk memastikan integritas dan tata kelola yang baik. Proses pengadaan ini juga melalui pengawasan Inspektorat Kota Banjarmasin melalui mekanisme Probity Audit atau pemeriksaan independen.

“Transparansi menjadi prinsip utama kami. Ini bukan hanya soal pengadaan alat, tapi juga komitmen menjaga lingkungan dan pelayanan publik yang lebih baik,” tegasnya.

Dengan kehadiran Amphibious Excavator ini, Pemkot Banjarmasin menargetkan perawatan sungai menjadi lebih optimal. Sehingga tidak hanya menekan risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga secara keseluruhan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today