Wujudkan Destinasi Wisata Unggulan, Kebun Raya Banua Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Penghubung Antarzona Rekreasi

oleh
Kebun Raya Banua terus membenahi berbagai fasilitas agar bisa mewujudkan jadi destinasi wisata unggulan di Kalimantan Selatan. Foto : MC Kalsel
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Kebun Raya Banua (KRB) yang terletak di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel berupaya mewujudkan menjadi destinasi wisata unggulan. Bagian dari upaya itu, KRB sedang merancang menambah fasilitas infrastruktur di lokasi wisata.

Rencananya antar zona rekreasi akan dilengkapi dengan jalan dan jembatan. Saat ini, akses dari zona utama ke zona rekreasi di Kebun Raya Banua masih terbatas pada jalur setapak yang tidak dapat dilalui kendaraan. Hal ini membatasi mobilitas pengunjung.

Jalan dan jembatan penghubung akan memudahkan pengunjung sekaligus meningkatkan kualitas layanan wisata. Pihak KRB telah menyampaikan usulan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan.

“Apabila pembangunan jalan dan jembatan penghubung ini terealisasi pada tahun ini, maka akses menuju zona rekreasi akan menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung,” jelas Plt. Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Firmansyah, belum lama tadi.

Menurut Firman, pembangunan jalan dan jembatan penghubung ini dapat mendorong pemerataan kunjungan ke seluruh zona di KRB. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat akan lebih tertarik untuk menjelajahi dan mengenal lebih dekat keanekaragaman hayati yang ada.

“Dengan langkah-langkah strategis ini, Kebun Raya Banua terus berupaya menjadi destinasi wisata unggulan di Kalimantan Selatan. Destinasi ini tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga mengedepankan pelestarian lingkungan serta kenyamanan dan keselamatan pengunjung,” tuturnya.

Kebun Raya Banua Dukung Kawasan Bebas Polusi

Selain itu, apabila jalan dan jembatan tersebut telah terbangun, KRB juga berencana untuk melengkapi berbagai fasilitas penunjang lainnya. Fokus utamanya adalah mendukung pengurangan polusi udara dan penerapan prinsip ramah lingkungan.

“Langkah ini sejalan dengan visi Kebun Raya Banua sebagai kawasan wisata edukatif dan ekologis. Kawasan ini mendukung program Zero Pollution Area atau Kawasan Bebas Polusi,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan kawasan yang bebas dari kendaraan bermotor telah memberikan dampak positif. Dampak ini khususnya dalam menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk bermain serta memberikan suasana tenang dan alami bagi pengunjung.

“Kami ingin kawasan ini benar-benar menjadi tempat yang sehat, ramah anak, dan nyaman untuk berwisata. Anak-anak kini dapat bermain lebih aman tanpa terganggu oleh lalu lintas kendaraan bermotor,” pungkasnya.(MAKIN TAHU INDONESIA)

Visited 1 times, 1 visit(s) today