Kapal Virgo Miring 90 Derajat, Korban: ABK Lebih Dulu Naik Sekoci

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Kepanikan pecah saat KM Virgo Transport 8 tiba-tiba miring hingga terbalik di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dini hari. Saat sebagian besar penumpang masih tertidur, mereka mengaku tidak mendapat arahan maupun peringatan dari awak kapal.

Salah seorang penumpang selamat, Hilarius, menceritakan detik-detik mencekam ketika kapal mulai kehilangan kendali. Menurutnya, penumpang justru terbangun karena teriakan sesama penumpang.

“Mau teriak minta pelampung aja tidak ada respon dari ABK, tidak ada pemberitahuan dari Nahkoda maupun ABK terkait kapal miring,” ujar Hilarius, Senin (14/9/2026).

Menurut Hilarius, proses evakuasi berlangsung tanpa panduan dari awak kapal. Ia bahkan mengaku melihat ABK lebih dulu menyelamatkan diri menggunakan sekoci ketika masih banyak penumpang berada di dalam kapal.

“Tidak ada arahan sama sekali dari ABK, cuma saat kapal terbalik ada bel panjang langsung lampu-lampu mati dan suasana di dalam kapal sudah gelap dan mencekam. Malah para ABK lebih dulu menyelamatkan diri naik skoci mereka saat penumpang masih banyak di dalam kapal,” tegasnya.

Abu Bakar (25), korban KM Virgo Transport 8 yang selamat asal Surabaya. (Foto: kalselmaju.com)


Kesaksian serupa juga dari Abu Bakar (25), korban KM Virgo Transport 8 yang selamat asal Surabaya. Ia terbangun sekitar tengah malam dan mendapati posisi kapal sudah miring.

Abu Bakar sempat mengajak penumpang lain keluar. Namun, kepanikan baru terjadi ketika kemiringan kapal semakin parah hingga mencapai sekitar 90 derajat.

“Namun saat kapal sudah miring 90 derajat baru penumpang lain panik dan berebut untuk keluar akhirnya kami saling membantu namun tidak semua penumpang bisa terselamatkan. Saya nyemplung ke laut sekitar jam 1 dini hari,” kata Abu Bakar.

Ia mengatakan masih ada puluhan penumpang yang berada di dalam kamar dan diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena kondisi kapal yang semakin miring serta hantaman ombak.

Para korban selamat kemudian dievakuasi sekitar pukul 05.00 WIB setelah sebuah kapal tugboat melintas di lokasi kejadian. Mereka selanjutnya menuju pelabuhan untuk mendapatkan pertolongan.

“Setibanya di darat, kami langsung mendapatkan penanganan medis serta bantuan makanan dan minuman dari petugas,” akhirnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today