KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali mengidentifikasi lima jenazah korban KM Virgo Transport 8 pada hari ke-13 proses evakuasi, Jumat (25/9/2026).
Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti mengatakan, lima korban yang berhasil teridentifikasi yakni Mahmud Sahudi (43), asal Jember, Jawa Timur; Taruno Hidayat (47), Madiun, Jawa Timur; Ibnu Darmawan (24), Kediri, Jawa Timur; Purkam (64), Tulungagung, Jawa Timur; dan Dwi Priyambodo (36), asal Kebumen, Jawa Tengah.
“Dan kami juga terus menyelesaikan jenazah yang belum teridentifikasi,” ujarnya.
Sumy menjelaskan, proses identifikasi tidak hanya mengandalkan pemeriksaan DNA. Tim DVI juga mencocokkan data medis antemortem dari keluarga. Seperti tahi lalat, tato, tanda lahir, bekas operasi, hingga kondisi dan susunan gigi.
“DNA sudah pasti dilakukan. Namun, data medis dari ciri-ciri seperti tahi lalat, bekas tato, tanda lahir, bekas operasi atau apa pun itu juga diperlukan,” jelasnya.
Menurut Sumy, kelengkapan data antemortem sangat penting karena sebagian besar jenazah telah mengalami pembusukan sehingga identifikasi secara visual semakin sulit.
“Memang semakin ke sini jenazah sudah sulit teridentifikasi karena tidak bisa lagi mengenali wajah,” katanya.
Karena itu, keluarga korban harapnya memberikan data antemortem secara lengkap. Termasuk foto yang dapat memperlihatkan kondisi gigi. Data tersebut membantu tim DVI mencocokkan identitas korban KM Virgo Transport 8 dengan jenazah yang ada.
“Kami akan terus mengupayakan sekecil apa pun mencocokkan data untuk proses identifikasi,” pungkasnya.





