KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali mengidentifikasi enam jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Hingga hari ke-12 proses evakuasi, total 20 jenazah telah berhasil teridentifikasi.
Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti mengatakan, enam korban yang baru teridentifikasi yakni Deny Dwi Saputro (32), asal Boyolali, Jawa Tengah. Selanjutnya Abdul Fikri (27), Purbalingga, Jawa Tengah. Lalu Tuti (29), Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Masudi (27), asal Jepara, Jawa Tengah. Feri Sudaryanto (37), Lampung Tengah; dan Aditiya Firmansyah (19), Kediri, Jawa Timur.
Deny Dwi Saputro teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi dan properti. Sementara lima korban lainnya melalui pencocokan data ante mortem dan pemeriksaan medis.
“Masih kami kerjakan identifikasi hingga sekarang sebanyak 22 orang melalui DNA yang dikirim langsung ke Mabes Polri Jakarta,” katanya, Kamis (24/9/2026) malam.
Sebanyak 22 jenazah masih menjalani pemeriksaan DNA. Tim DVI juga mencocokkan data post mortem dengan data ante mortem yang petugas dapat dari keluarga korban.
Hingga kini, DVI telah mengumpulkan 91 data ante mortem dari keluarga. Data tersebut untuk memastikan kecocokan identitas jenazah.
“Kami memperkirakan proses identifikasi terhadap jenazah yang masih dalam pemeriksaan paling cepat membutuhkan waktu sekitar satu pekan,” bebernya.
Menurutnya, waktu tersebut bergantung pada hasil pemeriksaan DNA serta kelengkapan dan kecocokan data dari keluarga.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar semua jenazah korban bisa teridentifikasi dan kembali kepada keluarga korban,” ujarnya.
DVI juga mengimbau keluarga korban KM Virgo yang masih kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke DVI Polda setempat dengan membawa sampel atau informasi ciri medis yang dapat digunakan sebagai data identifikasi.





