Gubernur Kalsel Buka Rimba Mart, Pacu Pemasaran Berkelanjutan Hadirkan Produk Hasil Hutan bukan Kayu

oleh
Produk hasil hutan yang dipamerkan di Rimba Mart di Banjarbaru. Foto : Kalselmaju.com/Zoya NH
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARBARU –  Dinas Kehutanan Kalsel menggelar Rimba Mart sebagai ajang promosi dan pemasaran produk hasil hutan bukan kayu (HHBK) dari kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan.

Kegiatan ini melibatkan sembilan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Tahura Sultan Adam, Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH). Serta perusahaan melalui kelompok binaannya.

Gubernur Kalsel, H Muhidin, membuka rimba mart di kawasan taman hutan hujan tropis.

“Karena sudah buka, jadi kegiatan ini mestinya berlangsung beberapa hari,” kata Muhidin.

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra mengatakan, rimba mart menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai produk hasil rehabilitasi hutan. Melalui program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (Rehab DAS), APBN, maupun APBD.

Produk di sana merupakan produk-produk hasil dari kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan. “Ini adalah hasil hutan bukan kayu, artinya bukan hanya kayunya yang memberikan manfaat, tetapi buah dan hasil lainnya juga memiliki nilai ekonomi,” ujar Fathimatuzzahra.

Beragam produk unggulan dalam kegiatan tersebut, mulai dari madu, kemiri, jengkol, petai hingga berbagai produk khas lainnya yang menjadi unggulan masing-masing KPH.

Selain unsur pemerintah, kegiatan ini juga melibatkan kelompok binaan perusahaan seperti PT Adaro, PT Arutmin Indonesia, dan PT Borneo Indobara. Produk bukan berasal dari perusahaan, melainkan hasil usaha masyarakat yang mendapat pembinaan dari masing-masing perusahaan.

Rimba mart diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan. Rencana tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalsel agar keberlangsungan produksi dan pemasaran HHBK dapat terus dipantau dan dikembangkan.

Masyarakat yang ingin memperoleh produk HHBK tidak harus menunggu pelaksanaan Rimba Mart. Produk-produk tersebut juga tersedia di outlet HHBK yang berada di masing-masing KPH.

“Tersedia pula di Pusat Pemasaran Hasil Hutan di Jalan Gatot Subroto, Banjarmasin, KP Forester, serta galeri yang berada di Tahura Sultan Adam,” tuntas Fathimatuzzahra.

Visited 1 times, 1 visit(s) today