Soesanto Eko Wardojo Kembali Pimpin FOKBI Kalsel, Siap Perluas Kepengurusan hingga 13 Daerah

oleh
R. Soesanto Eko Wardoyo kembali terpilih sebagai Ketua Umum FOKBI Kalsel periode 2026–2031 melalui Musyawarah Daerah. Foto : Istimewa
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Musyawarah Daerah (Musda) Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin. Belum lama tadi menetapkan kembali R. Soesanto Eko Wardoyo sebagai Ketua Umum FOKBI Kalsel periode 2026–2031.

Soesanto terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari tujuh pengurus cabang kabupaten/kota yang aktif di Kalimantan Selatan. Usai terpilih, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FOKBI, Prof. Dr. Sapta Nirwandar, langsung melantik Seosanto.

Dalam sambutannya, Soesanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota. Yang kembali memberikan kepercayaan untuk memimpin organisasi olahraga kreasi berbasis budaya tersebut selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, kepengurusan periode baru akan berfokus pada penguatan organisasi. Sekaligus memperluas jangkauan FOKBI hingga seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Saat ini, kata dia, FOKBI telah terbentuk di sembilan daerah, namun yang aktif menjalankan program organisasi baru tujuh kabupaten/kota. Karena itu, pihaknya menargetkan pembentukan dan penguatan kepengurusan di seluruh 13 kabupaten/kota. Agar pembinaan olahraga rekreasi berbasis budaya dapat berkembang lebih merata.

“Harapannya seluruh daerah di Kalsel bisa aktif. Sehingga masyarakat semakin berminat dan mengenal kegiatan olahraga kreasi budaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, FOKBI memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik dengan unsur budaya lokal. Di tengah perkembangan teknologi dan gaya hidup modern, organisasi tersebut akan terus berinovasi menghadirkan berbagai kegiatan olahraga yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya daerah.

Menurut Soesanto, perlu menggalakan gerakan olahraga berbasis budaya agar masyarakat lebih aktif bergerak dan memiliki kualitas kesehatan yang baik dalam menghadapi tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Apresiasi Musda FOKBI Kalsel

Sementara itu, Prof. Dr. Sapta Nirwandar, mengapresiasi pelaksanaan Musda FOKBI Kalsel yang berlangsung lancar dan demokratis. Ia menilai terpilihnya kembali Soesanto merupakan bentuk kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan yang telah ditunjukkan pada periode sebelumnya.

“Memimpin organisasi sosial seperti FOKBI bukan hal mudah karena membutuhkan keikhlasan, toleransi, serta kompetensi dalam mengelola organisasi dan membangun kebersamaan,” katanya.

Sapta juga mendorong FOKBI Kalsel untuk terus melahirkan inovasi olahraga kreasi yang mengangkat identitas budaya daerah. Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk menciptakan gerakan senam, kostum, maupun konsep olahraga rekreasi yang berciri khas lokal.

Selain itu, pengembangan olahraga kreasi diharapkan tidak hanya menyasar kalangan dewasa, tetapi juga anak-anak dan pelajar agar budaya hidup sehat dapat ditanamkan sejak dini.

Melalui hasil Musda tersebut, FOKBI Kalsel diharapkan semakin aktif mengembangkan olahraga kreasi berbasis budaya sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional melalui berbagai inovasi yang lahir dari Banua.

Visited 1 times, 1 visit(s) today