KALSELMAJU.COM, BANJARBARU – Di balik Etalase coklat yang berjejer milik Bobby Bahrul yang terletak di kawasan Jalan Kenanga, Kelurahan Komet, Banjarbaru Utara, tersimpan kisah perjuangan Bobby, pemilik ABBA Coklat, yang perlahan membangun bisnis dari nol dengan dukungan pembiayaan dan layanan digital perbankan.
Sembari membawa sampel Hiyoco Coklat Bobby menyambut kedatangan kami rombongan Jurnalis Fellowship BRI yang hendak mendengar cerita bisnis ABBA Coklat yang merupakan UMKM Unggulan asal Banjarbaru, dalam memproduksi berbagai cokelat khas daerah.
Saat memasuki rumahnya, nuansa usaha langsung terasa. Tak hanya produksi cokelat, aktivitas bisnis lain juga berjalan dalam satu atap. Bagi Bobby, semua itu berawal dari keberanian memulai dan memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia.
“Awalnya ini cuma tanah kosong, bahkan posisi usaha dulu di bagian belakang. Pelan-pelan kita bangun pakai KUR,” ungkap Bobby saat kepada sejumlah wartawan dalam kegiatan fellowship BRI, beberapa waktu lalu.
Usaha yang ia mulai dengan modal seadanya ini, awalnya mendapatkan pembiayaan dengan nominal puluhan juta rupiah. Seiring perkembangan usaha, plafon pinjaman pun meningkat hingga mencapai sekitar Rp170 juta. Dana tersebut untuk memperluas usaha hingga seperti sekarang.
“Dari yang kecil, akhirnya berkembang. Yang terakhir sekitar Rp170 juta, dan Alhamdulillah usaha bisa berjalan sampai sekarang,” jelasnya.
Tak hanya mengandalkan pembiayaan, Bobby juga memanfaatkan berbagai layanan digital BRI untuk mendukung operasional bisnisnya. Mulai dari transaksi non-tunai menggunakan QRIS hingga penggunaan kartu Brizzi untuk kemudahan pembayaran.
“Semua produk BRI kita pakai, dari KUR, QRIS, sampai Brizzi. Sangat membantu, terutama untuk transaksi dengan pelanggan yang sekarang lebih banyak menggunakan sistem digital,” tambahnya.
Menurut Bobby, kehadiran layanan digital membuat usahanya lebih praktis dan efisien, sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan. Ia pun merasa terbantu dalam mengelola keuangan usaha secara lebih rapi.
“Produk digital BRI itu yang paling cepat, sehingga kami lebih mudah memutar modal,” tuturnya.
Dari Banjarbaru, Bobby Ciptakan Coklat Pedas yang Unik
Semangat Bobby dalam menceritakan perjalanan bisnisnya disambut antusias oleh rombongan wartawan.
Beberapa di antaranya bahkan tertarik membeli produk unggulannya yang kini mulai jadi lirikan pasar nasional, yakni Coklat Hiyuco—cokelat unik dengan sensasi pedas dari cabai hiung.
Luqman, salah satu wartawan yang hadir, mengaku terkesan dengan cita rasa produk tersebut.
“Cokelatnya ternyata memang enak, tidak asal pedas,” ujarnya.





