Genjot PAD Lewat Tiga Strategi, Bapenda Tanahlaut Sinkronkan Langkah dengan BPK RI

oleh
oleh

KALSELMAJU.COM, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanahlaut memperkuat upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinkronisasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Kalsel.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Tanahlaut Andris Evony, bersama Plt Sekretaris, mengikuti entry meeting bersama BPK RI Perwakilan Kalsel, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penguatan pengawasan sekaligus penyelarasan strategi optimalisasi PAD agar pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan dan akuntabel.

Dalam forum itu, Bapenda Tanahlaut menegaskan tiga strategi utama peningkatan PAD, yakni:

  1. Ekstensifikasi dan intensifikasi pajak, dengan memperluas objek pajak baru serta memaksimalkan potensi wajib pajak yang telah terdaftar.
  2. Diversifikasi sumber pendapatan, melalui penggalian potensi ekonomi baru agar tidak bergantung pada sektor konvensional.
  3. Digitalisasi sistem pajak, dengan memperkuat integrasi teknologi pelaporan dan pembayaran untuk meminimalkan kebocoran serta memudahkan masyarakat.

Kepala Bapenda Tanahlaut, Andris Evony, menegaskan dukungan BPK sangat penting agar seluruh inovasi pengelolaan PAD tetap berada dalam koridor hukum.

“Kemandirian pembangunan Tanahlaut sangat bergantung pada efektivitas pengelolaan PAD. Dengan tata kelola yang bersih dan sistem digital, kami optimistis pembangunan daerah akan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui sinkronisasi ini, Bapenda Tanahlaut menargetkan penguatan sinergi antara pengelola dan pengawas keuangan daerah untuk mendorong peningkatan PAD yang berkelanjutan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today