Desa Balida Dibidik Jadi Desa Pangan Aman Nasional, BPOM Wilayah Tabalong Mulai Observasi

oleh
oleh

KALSELMAJU.COM, PARINGIN – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Wilayah Kabupaten Tabalong mulai melakukan observasi di Desa Balida, Kecamatan Paringin. Observasi ini merupakan langkah awal pengusulan Desa Pangan Aman tingkat nasional.

Observasi ini menjadi bagian dari inisiasi Program Desa Pangan Aman. Tujuannya adalah untuk menjamin keamanan pangan dan kualitas konsumsi masyarakat di tingkat desa.

Kepala BPOM Wilayah Tabalong, Taufiqurrahman, mengatakan pihaknya memilih Desa Balida karena memiliki potensi kuat untuk dikembangkan sebagai Desa Pangan Aman.

“Desa Balida berstatus sebagai desa mandiri dan memiliki ragam pangan tradisional. Itu menjadi potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Melalui program ini, BPOM Wilayah Tabalong menargetkan seluruh produk pangan yang beredar dan menjadi konsumsi masyarakat memenuhi standar keamanan pangan.

BPOM juga akan memastikan pangan terbebas dari bahan berbahaya. Selain itu, BPOM memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan obat dan produk kesehatan agar terhindar dari penyalahgunaan maupun peredaran produk ilegal.

Dalam pelaksanaannya, BPOM Wilayah Tabalong akan membentuk kader pangan di Desa Balida. Para kader tersebut akan bertugas melakukan pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Kepala Desa Balida, Sahridin, menyambut baik pendampingan dari BPOM.

Menurutnya, program tersebut akan meningkatkan nilai jual kuliner khas Banjar yang menjadi unggulan Desa Balida.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi ini. Kuliner khas Banjar di desa kami akan semakin diminati, bukan hanya karena rasanya, tetapi juga karena sudah terjamin aman dan sehat untuk dikonsumsi,” ujar Sahridin.

Melalui pendampingan BPOM, Desa Balida harapannya dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kalimantan Selatan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today