Malam Tahun Baru 2026 di Banjarmasin Lebih Tertib, Penggunaan Petasan Turun Drastis

oleh
oleh
Spread the love

KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Banjarmasin berlangsung aman dan kondusif. Penggunaan kembang api, mercon, dan petasan tercatat mengalami penurunan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, mengatakan meski masih ada warga yang menyalakan kembang api di sejumlah titik. Namun, intensitasnya jauh lebih rendah dari perayaan Tahun Baru 2023 dan 2024.

“Memang masih ada penggunaan kembang api, mercon, dan petasan, namun kondisinya jauh menurun dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Muzaiyin, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, penurunan tersebut tidak lepas dari imbauan resmi dari Wali Kota Banjarmasin. Selain itu, langkah-langkah preventif Satpol PP menjelang malam pergantian tahun. Salah satunya melalui sosialisasi kepada pedagang agar tidak menjual petasan dan kembang api.

“Kami lebih dulu mengimbau para pedagang petasan dan kembang api untuk tidak berjualan. Kami minta mereka menutup dagangannya,” jelasnya.

Selain menurunnya penggunaan petasan, Muzaiyin juga mengungkapkan kondisi jalan-jalan utama di Kota Banjarmasin yang biasanya dipadati warga saat malam tahun baru. Jalan-jalan tersebut tampak lebih lengang pada perayaan kali ini.

“Kondisi tahun ini relatif lebih sepi. Keramaian hanya terpantau di beberapa titik, seperti di Jalan Ahmad Yani kilometer 4 hingga kilometer 5 dan kawasan Jalan Kayu Tanggi,” ungkapnya.

Di beberapa lokasi tersebut, petugas sempat membubarkan kerumunan warga karena berpotensi mengganggu ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas. Namun, pembubaran tetap berjalan secara persuasif dengan pendekatan humanis.

“Sebelum pembubaran, kami memberikan pembinaan terlebih dahulu kepada masyarakat,” imbuhnya.

Untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib, Satpol PP Kota Banjarmasin bersama aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan melakukan patroli keliling. Patroli ini dilakukan di sejumlah wilayah strategis.

“Patroli kami lakukan untuk mengantisipasi kemacetan, gangguan ketertiban umum, serta potensi kerawanan lainnya. Alhamdulillah, seluruh rangkaian pengamanan berjalan dengan baik,” pungkas Muzaiyin. 

Visited 1 times, 1 visit(s) today